Published On: Rab, Feb 13th, 2019

Dengan e-KTP Polres Tuban Dapat Deteksi Kejahatan

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :

seputartuban.com, TUBAN – Polres Tuban memperkenalkan program inovasi terbaru bidang teknologi informasi,  yaitu visitor’s e-KTP terintegrasi, Di Gedung Sanika Satyawada, Mapolres Tuban, Selasa (12/2/2019).

Tim Inafis Bareskrim Mabes Polri menjelaskan sistem kerja dan manfaat mesin itu. Dengan dioperasikannya mesin deteksi data integrasi diri melalui e-KTP dapat bermanfaat untuk masyarakat. Diantaranya berperan menciptakan iklim ekonomi dan menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

SEMANGAT INOVASI : Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono saat memberikan penjelasan

“Dengan alat ini nanti kita akan bisa mendetek bagaimama identitas pribadi siapapun hanya dengan menggunakan e-KTP. Karena banyak kejahatan yang dilakukan dengan identitas palsu atau KTP palsu,”jelas Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono.

Lebih lanjut dijelaskan dengan alat itu dapat membantu Polres Tuban untuk mendetek identitas seseorang dalam setiap kegiatan. Hanya dengan menempelkan e- KTP ke alat tersebut. “Karena kegiatan ini untuk masyarakat Tuban, bukan hanya kita dan perusahaan-perusahanaan besar saja,” tegasnya.

Dalam memperkenalkan inovasi terbaru ini juga turut di hadiri oleh pperwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan perusahaan, perwakilan perhotelan dan juga Bank Se-Kabupaten Tuban. Para pihak terkait jika memiliki mesin tersebut akan memudahkan deteksi dini potensi kejahatan yang akan terjadi. Serta lebih memudahkan dalam mengambil kebijakan. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Data Update Coid-19 Indonesia Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :