oleh

Wafatnya Kiai Sahal, Ulama Kehilangan Satu Pilarnya

TUBAN

seputartuban.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tuban, KH. Abdul Matin mengaku sangat kehilangan atas wafatnya KH Dr Mohammad Ahmad Sahal Mahfudh. Ketua MUI pusat yang wafat pada Jum’at (24/01/2014) dini hari. Di kompleks pesantren Pesantren Maslakul Huda, Kajen Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Kiai Sahal Mahfudh
Kiai HMA Sahal Mahfudh/foto-viva.co.id

Menurut Ketua MUI Tuban ini, Kiai Sahal adalah ulama besar. Memiliki kemampuan pengetahuan Islam yang mumpuni dan menguasai khazanah Islam yang sangat baik. Wafatnya kiai kharismatik ini bagaikan hilangannya salah satu pilar ulama di Indonesia.

Saat dikonfirmasi melalui ponselnya, dirinya mengaku sedang berada di Makkah untuk melaksanakan ibadah umroh. Setelah mendengar berita wafatnya Kiai Sahal, dia menghimbau kepada seluruh jajaran MUI di Kabupaten Tuban untuk ikut berbela sungkawa.

Dengan melaksanakan sholaty ghoib untuk almarhum. Serta mengajak kepadaumat Nahdhiyiin lainnya, agar ikut melaksanakan sholat ghoib di Masjid usai sholat Jum’at. “Informasi yang saya dengar beliau wafat sekitar pukul 01.05 WIB. Beliau meninggal dalam usia 76 tahun, sebelumnya sudah sakit, ” ungkapnya.

Umat muslim Indonesia di Makkah yang sedang melaksanakan ibadah umrah juga turut berduka. Dengan melakukan sholat ghoib. Kiai Sahal saat ini sebagai Rois Aam PBNU tahun 1999 sampai 2014, juga sebagai penasehat beberapa Pondok Pesantren (Ponpes) di Indonesia. Serta Ketua MUI pusat tahun 2000 sampai 2014. Kiai Sahal adalah rektor Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU), Jepara, Jawa Tengah sejak tahun 1989 hingga 2014. Serta mendapat gelar doktor kehormatan dari UIN Syarif Hidayatullah.  (han)

Terbaru