oleh

Seumur Hidupnya Bupati Tuban, Baru Kali Ini Ada Jaksa Yang Seperti Ini

seputartuban.com, TUBAN – Bupati Tuban, Fathul Huda secara resmi meluncurkan program Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “Adhiyaksa Tuban” yang dilaksanakan di Pendopo Kridho Manunggal Tuban, Jumat (26/02/2021). Sekaligus pemberian penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban, sebagai tokoh peduli indeks pembangunan manusia.

Dalam acara yang dihadiri perwakilan siswa PKBM dan instansi terkait itu, Bupati Tuban selain meresmikan PKBM Adhyaksa juga menyerahkan penghargaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Tuban, Bambang Dwi Murcolono. Sebagai inisiator dan penggerak lahirnya PKBM tersebut. Sehingga sangat membantu terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Tuban.

SEMANGAT TINGGI : Siswa PKBM Adhyaksa datang dari desa ke Pendopo Kridho Manunggal Pemkab Tuban membawa anak-anak mereka

Bupati Tuban, Fathul Huda sangat mengapresiasi atas kegiatan yang dijalankan oleh Kejaksaan Negeri Tuban itu. Menurutnya, PKBM ini sebagai wujud kepedulian kejaksaan terhadap masyarakat Kabupaten Tuban. Salah satunya peningkatan IPM kabupaten Tuban.

Bahkan ia menegaskan selama menjabat sebagai Bupati Tuban baru kali ini mengetahui ada jaksa yang peduli dan menjalankan kegiatan yang menurutnya sangat mulia. Bahkan seumur hidupnya, Fathul Huda juga menegaskan baru menjumpai kali ini.

“Selama saya menjabat sebagai bupati, baru kalai ini pak adhyaksa mengadakan acara yang sangat mulia ini. Bahkan seumur-umur, baru saat inilah saya melihat dan menyaksikan langsung ada kegiatan yang disponsori oleh adhyaksa  yang sangat luar biasa,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.

Atas peran mulia inilah, Bupati Tuban sangat berkenan meresmikan PKBM Adhyaksa dan memberikan penghargaan kepada Kajari Tuban. “Ini adalah karya luar biasa dan pantas diberikan penghargaan,Dan program PKBM mampu memberi dorongan bagi masyarakat yang kurang berkesempatan dalam  mengenyam bangku pendidikan agar belajar dengan disiplin,” ujarnya.

Lebih lanjut, bupati dua periode itu memberikan semangat kepada para siswa agar terus semangat mengikuti PKBM Adhyaksa. Karena dengan diberikannya sertifikat atau tanda kelulusan, menjadi memberi harapan baru. Karena ijazah yang dikeluarkan dapat menjadi legalitas pendidikan warga. Hal itu sangat membantu dalam kehidupannya.

“Pendidikan menjadi kunci peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat. Serta menjadi pintu untuk kemajuan yang mampu mendorong ekonomi suatu daerah menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Diketahui, PKBM Adhyaksa dibentuk dan dijalankan oleh Kajari Tuban, Bambang Dwi Murcolono yang dikuatkan oleh jajarannya. Saat ini sudah memiliki lebih dari 150 siswa kejar paket A, Kejar Paket B dan Kejar Paket C. Seluruhnya dijalankan secara gratis, alias tidak memungut biaya dari para siswa. RHOFIK SUSYANTO

Print Friendly, PDF & Email

Terbaru