oleh

Gandeng USB, DPKP Tuban Susun Panduan Budidaya Klengkeng dan Bawang Merah

seputartuban.com, TUBAN – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tuban menggandeng dengan LPPM dan Fakultas Pertanian Universitas Sunan Bonang. Melakukan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam budidaya Tanaman kelengkeng dan tanaman bawang merah. Focus Group Discussion (FGD) dilakukan di Gedung Serbaguna Universitas Sunan Bonang (USB), Rabu (11/11/2020).

Kepala bidang Perkebunan dan Hortikultura,  DKPP Kab. Tuban, Lamidi mengatakan tahun ini pihaknya tengah menyusun panduan budidaya klengkeng dan bawang merah dengan USB. Sebagai bahan budidaya masyarakat agar lebih tepat.

“Tahun 2020 ini kami telah  bekerja sama dengan Universitas Sunan Bonang. Khususnya fakultas pertanian, dengan dua kegiatan. Yaitu penyusunan SOP budidaya tanaman kelengkeng. Dan budidaya tanaman bawang merah,” kata Lamidi usai acara.

Lebih lanjut dijelaskan,  mengapa pihaknya harus bekerja sama dengan USB, karena berharap kampus di Tuban dapat turut serta aktif memberikan peran positif bagi pemerintah daerah maupun masyarakat. Termasuk membantu dalam penyusunan panduan atau SOP lebih luas, karena Fakultas Pertanian memiliki displin ilmu terkait hal ini.

“Oleh karena itu, dengan kerja sama ini dinas pertanian dan ketahanan pangan juga akan bertambah wawasannya.  Dengan dibantu  para dosen para dekan Universitas Sunan Bonang. Khususnya Fakultas Pertanian. Karena pola fikirnya lebih luas dari pada kami yang ada di dinas,” jelasnya.

Lamidi mengungkapkan target untuk mengembangkan tanaman kelengkeng, tanaman holtikultura ini sangat besar sekali. Serta tingkat keuntungannya jauh lebih besar dibanding dengan tanaman yang lain khususnya tanaman pangan .

“Bukan berarti kami mengesampingkan tanaman pangan ,tapi yang jelas kenyataan dilapangan kalau kita berbudaya tanaman holtikultura, maka  akan mendatangkan keuntungan yang lebih besar dibanding dengan tanaman lain,” imbuhnya.

Sementara itu, Lamidi juga berharap  untuk tahun depan Tuban akan kita jadikan pusatnya holtikultura. Hal ini sudah terbukti mulai dari kelengkeng, belimbing tasik madu dan masih banyak lagi. “Kelengkeng varietas kateki ini sudah mulai berkembang di Kecamatan Merakurak khususnya di Desa Sugihan. Ini sudah bisa dibuat sebuah kegiatan wisata petik buah,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim penyusunan SOP Budidaya Kelengkeng Kateki, Maimunah menambahkan kegiatan FGD ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemkab Tuban dengan  USB. Dengan  kerjasama ini diharapkan Fakultas  Pertanian dapat turut memberikan sumbangsih keilmuan dan pengabdian masyarakat sebagai tugas utama dalam tridarma perguruan tinggi.

“Terwujudnya pedoman SOP ini, diharapkan juga memberikan manfaat pada peningkatan kualitas dan produksi petani kelengkeng Kabupaten Tuban. Pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani,” tuturnya. RHOFIK SUSYANTO

Terbaru