oleh

Dinas Pertanian Akan Geliatkan Buah-buahan Khas Tuban

TUBAN

HERY PRASETYO: Kita akan membudidayakan tanaman duku yang ada di Desa Prunggahan, yang saat ini terancam punah.
HERY PRASETYO: Kita akan membudidayakan tanaman duku yang ada di Desa Prunggahan, yang saat ini terancam punah.

seputartuban.com–Dinas Pertanian Kabupaten Tuban saat ini terus melakukan upaya pengembangan dan pembudidayaan tanaman holtikultura khas Bumi Wali, seperti buah blimbing, dan duku yang ada di Desa Prunggahan, Kecamatan Semanding yang saat ini kondisinya hampir punah.

Selain tanaman blimbing dan duku, Dinas Pertanian juga terus melakukan pemetaan terhadap potensi-potensi tanaman khas Tuban seperti tanaman buah salak di Kecamatan Rengel dan gayam yang ada di Kecamatan Merakurak.

Sebab tanaman-tanaman khas Tuban itu memiliki keunggulan dibandingan dengan tanaman yang berasal dari daerah lain. Seperti blimbing madu yang ada di Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang merupakan tanaman unggulan yang harga jualnya lebih mahal dibandingkan dengan buah blimbing yang berasal dari daerah lain.

Kepala Dinas Pertanian Pemkab Tuban, Hery Prasetyo, mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pembudidayaan tanaman holtikultura khas Kabupaten Tuban, terutama untuk buah duku yang ada di Desa Prunggahan, Kecamatan Semanding.

Sebab saat ini para petani sudah banyak yang malas menanam buah duku, hanya mengandalkan tanaman yang sudah tua saja. Sehingga lambat laun akan mengalami kepunahan.

“Kita akan membudidayakan tanaman duku yang ada di Desa Prunggahan, yang saat ini terancam punah. Selain itu juga akan mencoba untuk mengembangkan tanaman blimbing di daerah lain. Sebab harga jualnya dari buah-buahan ini sangat menjanjikan,” jelas Hery, Rabu (12/11/2014) siang.

Sementara itu, untuk tanaman khas Tuban lainnya seperti buah salak, selama ini Dinas Pertanian belum melakukan identifikasi potensi tanaman tersebut. Sebab dilihat dali kualitasnya masih kalah dengan buah salak yang berasal dari luar daerah. Namun selain salak juga ada tanaman khas Tuban yang perlu dikembangkan dan dipertahankan yaitu gayam yang ada di Kecamatan Merakurak.

“Kita akan melakukan identifikasi potensi tanaman salak yang ada di Kabupaten tuban, kalau memang ada potensi untuk dikembangkan nantinya akan upayakan untuk dibudidayakan. Sehingga bisa membantu pendapatan para petani yang ada di Kabupaten Tuban,” sambungnya

Sedangkan saat ini, Dinas Pertanian berupaya akan memberikan sosialisasi terhadap masyarakat supaya mau membudidayakan tanaman khas Tuban, yang sebenarnya mempunyai potensi yang sangat bagus. Sehingga bisa meningatkan kesejahteraan masyarakat yang ada terutama bagi para petani.

“Kita sedang mempersiapkan bibit untuk buah duku yang akan kita bagikan kepada para petani yang ada di Desa Prunggahan, Kecamatan Semanding. Sebab pohon duku saat ini kondisinya sudah tua perlu adanya penanaman ulang sehingga tidak terjadi kepunahan,” tutut Hery.  MUHLISHIN

Print Friendly, PDF & Email

Terbaru