oleh

Dilema Proyek Air Bersih Tuban Yang Dibiarkan Telantar

Komitmen Pemkab Tuban menjawab persoalan di tengah masyarakat harus diakui sudah dilakukan dengan baik. Diantara sejumlah problematika paling krusial yang direspon cepat adalah persoalan krisis air bersih yang selalu terjadi saat musim kemarau tiba.

MANGRAK: Salah satu proyek air bersih di Desa Ngarum Kecamatan Grabagan yang sudah rampung akhir bulan lalu, tapi hingga Rabu (12/11/2014) siang belum juga difungsikan.
MANGRAK: Salah satu proyek air bersih di Desa Ngarum Kecamatan Grabagan yang sudah rampung akhir bulan lalu, tapi hingga Rabu (12/11/2014) siang belum juga difungsikan.

seputartuban.com-Hanya saja, sejumlah proyek yang diikhtiarkan untuk mengatasi krisis air bersih pada sejumlah wilayah Kabupatan Tuban, belum berjalan maksimal. Maka sangat tidak salah ketika kemudian stigma yang muncul, pemkab terkesan cuma mandai membangun tapi tidak cakap memanfaatkannya. Mau bukti?

Penelusuran seputartuban.com sepanjang Rabu (12/11/2014), sejumlah proyek air bersih di Dusun Kebonagung Desa Talun Kecamatan Montong, Desa Mulyoagung Kecamatan Singgahan serta  Desa Ngarum Kecamatan Grabagan, meski sudah rampung dan tampak siap dioperasikan akhir Oktober 2014 kemarin, tapi ternyata belum juga ada tanda-tanda akan dfungsikan. Kondisi setali tiga uang juga terjadi pada serupa di Desa Pacing Kecamatan Parengan. Bahkan proyek air sudah kelar dikerjakan akhir Agustus 2014 lalu.

Akibatnya, warga di empat wilayah kekeringan yang sebelumnya bersimpati kepada Pemkab Tuban kini berbalik mencibir. Mimpi segera dapat menimati air bersih tanpa harus mencari jauh ke luar pemukiman, harus bersabar lebih lama. Warga juga sempat tak habis pikir mengapa proyek yang sudah selesai dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah itu malah “sengaja” ditelantarkan.

“Ini kan namanya cuma buang-buang anggaran saja. Lantas apa gunanya membangun proyek air bersih kalau ternyata akan ditelantarkan seperti sekarang ini,” ungkap Warsito disamping warga Desa Ngarum saat ditemui seputartuban.com, Rabu (12/11/2014),  siang.

Menurut dia, proyek air bersih yang nantinya akan memanfaatkan sendang desa setempat bisa dikatakan semua fasilitasnya sudah lengkap. Mulai mesin penyedot air, genset bahkan hingga saluran instalasinya. Sejumlah bangunan bak air yang akan difungsikan untuk membagi air ke rumah warga kini tampak menganga karena belum difungsikan.

“Pendek kata tinggal menghidupkan mesinnya air sudah mengalir. Lantas apa alasannya proyek yang sudah benar-benar siap ini kok malah diabiarkan mangkrak,” sambung warga lainnya.

Menanggapi realita buram itu, Kabag Humas Pemkab Tuban Teguh Setyo Budi, menyatakan akan segera turun lapangan untuk memastikan apakah sudah benar benar selesai atau belum.

“Kami akan melakukan sidak ke lapangan. Bilamana sudah menunjukkan siap untuk dioperasikan, selanjutnya akan kami serahkan sepenuhnya kepada pemerintah desa untuk pengoptimalannya,” kata dia.

Teguh juga menyebut, mengingat kebutuhan masyarakat akan air bersih saat ini maka proyek tersebut segera difungsikan agar masyarakat tidak dirugikan.  ARIF AHMAD AKBAR

Print Friendly, PDF & Email

Terbaru