oleh

Bagi Uang Rp. 50 Ribu, Caleg Gerindra Diperiksa Panwaslu

TUBAN

seputartuban.com – Calon Anggota Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban dari daerah Pemilihan (Dapil) 5, Fanani diperiksa Panwaslu Kab. Tuban, Kamis (02/01/2013).

Fanani Gerindra diperiksa Panwaslu
DIDUGA MELANGGAR : Fanani saat menjalani pemeriksaan di kantor Panwaslu Tuban

Pemeriksaan ini dilakukan karena Caleg uyang juga Ketua DPC Gerindra tersebut  diduga melanggar undang-undang nomor 8 tahun 2012 pasal, 102 ayat 3, dan pasal 86 ayat 1 huruf j, larangan kampanye. Pada Sabtu (14/12/2013) melakukan pertemuan di Desa Suwalan, Kecamatan Jenu. Dalam pertemuan itu, juga dihadiri Caleg DPRD Jatim, Fajrudl Dhuha.

Divisi Penindakan dan Pelanggaran Pemilu Panwaslu Kab. Tuban, Edy Thoyibi saat dikomfirmasi mengatakan, dugaan ada pertemuan dan pembagian uang senilai Rp.50 ribu tiap peserta. “Menurut yang bersangkutan rapat konsolidasi, dan uang Rp. 50 ribu sebagai ganti konsumsi peserta yang hadir dan katanya juga pemanasan Pilpres dari Partai Gerindra” kata Edy.

barang bukti fanani
POLITIK UANG : Edy Thoyibi menunjukkan barang bukti

Selain itu, juga diduga melibatkan salah satu Petugas Pemantau Lapangan (PPL) Desa setempat. “Saat ini masih kita dalami baik secara internal Panwaslu, sampai sebatas mana keterlibatan dari anggota kita. Apabila terbukti terlibat akan kita berhentikan untuk yang bersangkutan. Dan sampai sebatas mana peran H. Fanani,” ungkapnya.

Sementara itu, Fanani saat ditemui usai diperiksa mengatakan, dirinya datang atas panggilan Panwaslu. Serta mengaku tidak tahu, bahwa yang dilakukanya melanggar hukum. “Saya ambil hikmahnya saja, saya tidak tahu kalau yang saya lakukan melanggar. Dan saya berterima kasih karena sudah diingatkan oleh Panwaslu,” katanya.

Dalam kasus ini Panwalu belum dapat memastikan sikap yang akan diambilnya. Pasalnya baru melakukan pemeriksaan dan hasilnya akan dipakai bahan rapat Pleno Komisioner Panwaslu. (lis)

Print Friendly, PDF & Email

Terbaru