Published On: Rab, Apr 24th, 2019

Wujud Jaga Lingkungan, Semen Indonesia Tanam 3,500 Pohon Pisang

seputartuban.com, TUBAN – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2019, Semen Indonesia menggelar kegiatan penanaman 3.500 pohon pisang jenis Cavendish.

Penanaman ribuan pohon pisang dilakukan sebagai upaya penyelamatan lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar

Penanaman yang di selenggarakan di area pasca tambang tanah liat Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Senin (22/4/2019). Kegiatan penanaman pohon ini melibatkan sedikitnya 200 orang, dari perwakilan klub-klub binaan Semen Indonesia di Tuban dan dari petani greenbelt yang selama ini mengelola lahan greenbelt milik perusahaan.

Kegiatan tersebut juga dilakukan di beberapa lokasi perusahaan,yang diantaranya. Pabrik di Lhoknga (Aceh), Indarung (Sumatra Barat), Narogong (Jawa Barat), Cilacap Jawa Tengah, Rembang (Jawa Timur), Tuban (Jawa Timur), Gresik (Jawa Timur) dan Pangkep (Sulawesi Selatan).

“Kegiatan yang melibatkan ratusan peserta dari karyawan, mahasiswa, komunitas dan warga sekitar ini akan digelar pada Senin (22/04/2019) sampai dengan Sabtu (27/04/2019),” ungkap Direktur Produksi PT Semen Indonesia, Joko Sulistiyadi.

Joko menambahkan bahwa Community Day 2019 ini juga merupakan bagian dari program membangun kekuatan, memajukan Indonesia. Sekaligus bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Penanaman pohon pisang di area pasca tambang tersebut selain untuk penghijauan, juga sebagai upaya perusahaan melakukan pemberdayaan masyarakat yang berada di wilayah pengembangan perusahaan. Karena nanti yang mengelola tanamannya adalah masyarakat sekitar sendiri dan hasilnya pun dapat dinikmati oleh pengelolanya,” jelasnya.

Dalam kegiatan ini, Semen Indonesia juga mengajak karyawan bersama elemen masyarakat di sekitar perusahaan untuk melakukan aksi nyata dalam pelestarian lingkungan melalui beberapa bentuk kegiatan. Seperti penanaman pohon, pelatihan pengelolaan sampah, kampanye pengurangan sampah plastik, aksi bersih kawasan pantai dan revitalisasi kawasan hutan bakau.

Untuk diketahui, di area pasca tambang tanah liat Tlogowaru ini bakal dibuat Eco Park Kambangsemi. Di Eco Park tersebut selain akan ditanami pohon pisang, juga akan ditanami pohon Alphokat. Selain itu, di Eco Park tersebut juga bakal didirikan kandang kambing. Sehingga, nantinya ditempat tersebut menjadi ladang ekonomi untuk masyarakat sekitar perusahaan.

“Eco Park ini nanti yang mengelola masyarakat, hasilnya juga untuk masyarakat. Sedangkan, perusahaan hanya inisiasi dan melakukan pendampingan saja. Agar Eco Park tersebut berjalan sesuai dengan yang diharapkan,” pungkasnya. RHOFIK SUSYANT

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Berita Terkini

Videos