Waspada, Marak Penipuan Berkedok Memuluskan Tender Proyek

seputartuban.com, TUBAN – Lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tuban dan pengusaha resah dengan kembali munculnya pelaku penipuan yang mengatasnamakan pejabat Disdik. Modusnya berkedok memuluskan tender proyek dengan jaminan meminta imbalan duit.

Haris Sulistiyono, salah satu pemilih CV asal Desa/Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Jawa Timur hampir saja tertipu teknik pelaku yang menghunginya via telpon. Pelaku menjanjikan memenangkan tender di lingkunan Disdik Tuban dengan syarat  mentrasfer sejumlah uang jaminan.  “Pelaku mengaku atas nama Pak  Ismail (Kepala Bidang Pendidikan SD Disdik Tuban) namun setau saya nomor ini bukan milik beliau, logat bicaranya juga berbeda,” terangnya kepada seputartuban.com

Dalam sambungan telpon tersebut,  modus pelaku nampak menyasar para rekanan pengadaan barang dan jasa, yang notabene lama tidak mendapat proyek, atau yang belum lolos saat mengikuti proses pelelangan paket pekerjaan di tahun-ahun sebelumnya. Untuk semakin meyakinkan calon korban, pelaku mengirimkan bukti rekanan tersebut dinyatakan sebagai calon pemenang melalui pesan singkat. “Teman-teman dari CV yang lain juga katanya pernah ditelpon oleh nomer itu. Beruntung,  dikonfirmasikan ke dinas, nomor itu bukan milik Pak Ismail.” Imbuhnya.

Kepala Bidang Pendidikan SD, Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban Ismail mengatakan pihaknya memang dalam waktu seminggu ini sering ditanya oleh beberapa pihak rekanan, yang diminta mentransfer uang berkaitan pengadaan barang dan jasa untuk Tahun 2023. “Pelakunya ini tidak chat WA, tapi ngebel (Telfon WA) dan minta menghubungi nomer yang menggunakan gambar profil seperti foto yang saya gunakan. Ya intinya orang itu bisa memfasilitasi pekerjaan untuk APBD tahun 2023,” terang ismail terpisah.

Menurut Ismail, modus yang digunakan oleh pelaku diantaranya adalah nomor 0821-2558-9092 menelfon pemilik CV dan mengatasnamakan dari Lembaga Pengadaan Barang dan Jasa yang berjanji bisa memuluskan jalannya sebagai pemenang lelang dengan syarat meminta imbalan sejumlah uang.

Kemudian pemilik CV diminta untuk menelfon nomor 0812-1114-4568 untuk melakukan akad berkaitan besaran nominal rupiah yang disepakati sebelum ditransferkan. “Setahu saya setiap pengadaan barang dan jasa tidak dilakukan perseorangan, melainkan pengadaannya lewat layanan pengadaan secara elektronik, dan seluruh tahapannya tidak dipungut biaya,” pungkasnya.

Melalui seputartuban.com pihaknya menitip pesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar selektif dan cermat sebelum melakukan sesuatu, selalu waspadai segala tindakan penipuan termasuk yang mengatasnamakan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. ARIF AHMAD AKBAR/ami

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses