Wabup Tanggapi Gejolak Warga Sumber Terkait Pemboran JOB PPEJ

TUBAN

seputartuban.com – Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein menanggapi gejolak masyarakat Desa Sumber, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Dengan memanggil pihak Joint Operation Body – Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) dan menghimbau masyarakat agar tidak menutup aktivitas pemboran.

Wabup Tuban
BERSIKAP : Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein saat dikonfirmasi terkait gejolak warga Desa Sumber, Kecamatan Merakurak

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein, Senin (05/11/2013) mengatakan bahwa dirinya sudah memanggil JOB PPEJ. Untuk melakukan sejumlah langkah agar dapat meredam gejolak warga. Diantaranya melakukan pendataan akibat dampak getaran pemboran. Serta melakukan sosialisasi dan menyiapkan medis disekitar kawasan pemboran. “Sebelum mengebor, sosialisasi harus maksimal. Bahkan masyarakat harus diberi tutup telingan dan tutup hidung,” ungkapnya.

Masih menurut Wabup. saat ini pemboran sudah mencapai kedalaman sekitar 45 ribu fit dan sudah terdapat gas. Hal ini inilah yang menyebabkan proses pengeboran mengalami getaran. “Pipanya itu tersumbat, sehingga getarannya sampai daratan. Dan bau itu ya dari gas yang keluar, sehingga pusing itu, warga mual dan muntah, ” ujarnya.

Untuk penanganan medis, Pemkab akan meminta pada perusahaan agar menyediakan penanganan medis secara cepat. Seperti memberikan ambulance sampai pengobatan secara rutin. “Kemarin terjadi baru, warga banyak terkena dampak, malah ada 1 ambulan.Tadi sudah saya panggil ke sini. Akan saya suruh sosialisasi,” tambahnya.

Pemanggilan ini bertujuan untuk menggali informasi  dan memastikan pemberian kompensasi yang akan diberikan dari perusahaan kepada warga. Disoal penutupan aktivitas yang dilakukan warga, Wabup menegaskan agar warga tidak bisa dengan semena-mena menutup proyek tersebut. Karena ada hubuganya dengan kepentigan negara dalam sektor stok migas. “Dari 150 KK didesa itu (Desa Sumber, Kecamatan Merakurak), sudah ada 70 KK (kepala keluarga) yang rusak, sisanya belum teridentifikasi, ” jelasnya.

Terpisah, Humas JOB PPEJ, Ridhwan saat dikonfirmasi terkait hal ini, melalui ponselnya tidak aktif. (han)

Print Friendly, PDF & Email