Published On: Sel, Mei 12th, 2020

Tuban Positif Covid-19 Jadi 11 Orang, Terbaru Dari Montong Dan Tambakboyo

seputartuban.com, TUBAN – Kasus konfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Tuban bertambah. Yang semula 9 kasus, kini bertambah sebanyak dua kasus baru yang dinyatakan terpapar virus Corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati, Senin (12/5/2020) memastikan hal tersebut. “Penambahan dua kasus confirm positif Covid-19 pada hari Minggu (10/5/2020). Berarti secara komulatif ada 11 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tuban,” ungkapnya.

Selain itu, Endah menjelaskan kasus konfirmasi positif Covid -19 tersebut dari hasil tes Swab yang dikeluarkan oleh Balitbang Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. “Dua kasus positif Covid -19 tersebut dari kecamatan Montong dan Tambakboyo,” imbuhnya.

Masih menurut endah, pasien asal Kecamatan Montong merupakan perempuan 26 tahun. Dia sebelumnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di RSUD dr. Soetomo Surabaya usai melahirkan.

“Setelah menjalani perawatan dan sudah dinyatakan sembuh, sehingga diperbolehkan pulang. Tapi dari hasil swab yang keluar, ternyata terkonfirmasi positif sehingga akan dilaksanakan perawatan dan isolasi di RS Medika Mulia Tuban sampai pasien benar-benar dinyatakan negatif Covid-19,” tandasnya.

Sedangkan Kasus kedua, seorang perempuan berusia 29 tahun dari Kecamatan Tambakboyo. Dari hasil tracking, pasien ini diduga berasal dari keluarga yang saat dilaksanakan rapid test hasilnya reaktif positif. “Yang bersangkutan juga akan dirawat dan diisolasi di RS Medika Mulia Tuban,” tambahnya.

Setelah mengetahui hasil kedua pasien yang ditanyakan positif Covid-19, tim kabupaten dan kecamatan hingga desa akan melakukan penelusuran. Kepada orang-orang terdekat atau yang pernah berhubungan dengannya untuk dilakukan rapid test.

“Ada dua konsentrasi dalam penelusuran yang dilakukan. Yakni pasien tertular dari siapa atau menulari siapa. Maka dari itu orang terdekat pasien perlu dilakukan rapid test,” pungkasnya. RHOFIK SUSYANTO

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos