Published On: Sel, Nov 5th, 2013

Tidak Ada Kesepakatan, Warga Temaji Akan Wadul Ke DPRD

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :
Share This
Tags

JENU

seputartuban.com – Karena tidak dapat memutuskan sebuah kesepakatan antara warga Dusun Karanganyar, Desa Temaji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban dengan PT. Bumidhana Indonesia. Direncanakan warga akan melapor ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tuban.

hearing PT BDI dan Warga

BERSITEGANG : Pertemuan warga dan perwakilan PT BDI tidak menemukan kesepakatan bersama

Hal ini disebabkan belum dipenuhunya tuntutan warga oleh PT BDI. Yakni meminta kembali untuk dipekerjakan di perusahaan dibidang Kalsium itu. Disamping itu, warga menilai bahwa perusahaan sudah menyalahi kesepakatan bersama yang sebelumnya sudah dibuat. Diantaranya, akan memberikan bantuan berupa kompensasi dibidang kesehatan. Mulai dari pengobatan gratis, dan pemberian obat-obatan.

Koordinator aksi, Imron saat dikonfirmasi usai pertemuan dengan PT BDI, Senin (04/11/2013), menjelaskan bahwa perusahaan juga berjanji setiap bulannya akan memberi santuan berupa beras dan uang saku kepada masyarakat.

Hal itu dilakukan agar perusahaan bisa tetap beroperasi. Selain itu, lebih mengutakamakan warga sekitar dalam perekrutan tenaga kerja. Seluruh kesepakatan itu sudah tidak dilakukan perusahaan. Sehingga, pihaknya akan melaporkan terkait dampak perusaahaan kepada DPRD Tuban.

Diantaranya, kebisingan yang selama ini sudah mengganggu warga. Disebabkan akibat, suara mesin pemecah batu dan penggiling yang dioperasikan perusahaan. Keratakan pada dinding rumah warga, yang sampai saat belum ada perhatian. Yang lebih besar, debu yang ditimbulkan dari proses bongkar bahan baku dan proses penggilingan.

“Kita (tuntutan) sudah tidak bisa disepakati BDI. 115 pekerja lama tidak bisa dipekerjakan lagi. Jalan satu-satunya adalah dengan melaporkan ke Dewan (DPRD). Maksud kami kan agar dipekerjakan semua. Masih ada keputusan warga dan perusahaan yang belum dipenuhi, itu akan kita laporkan, ” katanya.

Terpisah, Human Resources Development (HRD) PT. BDI, Totok saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya tidak menolak untuk mempekerjakan kembali warga sekitar. Namun perusahaan sudah memiliki prosedur penerimaan tenaga kerja. Sehingga dirinya hanya menyampaikan saja kepada warga.

Disoal tudingan warga terjadi dampak buruk kepada lingkungan, akibat aktivitas perusahaanya. Toto tidak berkomentar banyak. Namun dipastikan bahwa perijinan yang dimiliki perusahaanya sudah lengkap. Termasuk sudah mengantongi dokumen analisa dampak lingkungan.

“Kesepakatan yang dibilang warga itu kan dengan manajemen lama. Kita disini manajemen baru, jadi tidak bisa. Untuk perekrutan pekerja itu hanya legalitas. Kalau yang pekerja angkut, packing dan muat tidak perlu punya ijasah juga bisa. 60 % kita sudah terima lamaran dari warga. 25 orang itu mantan pekerja juga, lainya baru desa sekitar,” ungkapnya. (han)

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Data Update Coid-19 Indonesia Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :