Tantangan Pendidikan di Era Digital Terhadap Pembentukan Karakter Sumberdaya Manusia

Oleh :

ISTEK ICSADA Riska

Riska Firnanda Putri

NIM : 21142026

Jurusan : Ilmu Keperawatan ISTek ICSada Bojonegoro

Pendidikan merupakan tonggak dalam kemajuan suatu daerah, pengaruhnya terhadap berbagai sektor tampak nyata. Semakin tinggi tren angka kemajuan dalam hal pendidikan, maka tidak menutup kemungkinan suatu daerah untuk terus berkembang. Pendidikan menjadi salah satu indikator untuk mengukur tingkat kemajuan sumber daya manusia (SDM). Dalam berbagai kesempatan pendidikan menjadi salah satu isu yang sering digaungkan, pembahasan terkait pendidikan akan terus menjadi tren sejalan dengan terus berkembangnya kemajuan zaman.

Pendidikan juga merupakan suatu upaya dalam pengentasan kebodohan serta kemiskinan dalam berbagai lini, inilah yang melatarbelakangi pentingnya masyarakat untuk mengenyam pendidikan yang layak, namun pada situasi yang lain pendidikan masih menjadi hal yang sulit digapai bagi beberapa masyarakat luas. Hal ini tentu dipengaruhi oleh banyak faktor seperti tingkat perekonomian, tingkat kesadaran akan pentingnya pendidikan yang layak, serta perkembangan teknologi yang sangat pesat.

Pada pendidikan di era digital makin banyak inovasi yang dikembangkan. Dunia pendidikan  Era 4.0 merupakan era transformasi digital dimana mampu mengubah tatanan hidup manusia menjadi serba digital. Tidak terkecuali dunia pendidikan.

Dunia pendidikan mulai menghadapi banyak tantangan, “Era Modernisasi  dan Digitalisasi” menjadi kalimat pemantik yang menggambarkan harus beradaptasinya suatu pendidikan dengan perkembangan zaman. Bergesernya pendidikan konvensional kearah digital mulai dari cara serta media pembelajaran yang digunakan menjadi proses transisi yang nyata.

Proses transisi kearah digitalisasi atau sering kita dengar sebagai era distrupsi pada dunia pendidikan tidak mudah dilakukan, banyaknya tantangan yang harus dihadapi serta dipersiapkan seperti memastikan tersedianya alat yang memadai untuk proses pembelajaran, memastikan pengetahuan yang diberikan benar-benar tersampaikan dengan baik, memastikan bahwa pada sumberdaya manusia itu sendiri mampu menerima perubahan yang terjadi. Tidak hanya itu, pendidikan di era digital yang baru tentu harus mampu diimbangi dengan pembentukan karakter yang jauh lebih baik.

Sebelum adanya pendidikan era digital, pendidikan konvensional mampu melahirkan serta membentuk karakter bagi calon penerus bangsa, tentunya pendidikan di era distrupsi ini seharusnya mampu melahirkan karakter-karakter yang lebih kuat. Karakter yang diharapkan lahir dari pendidikan era digital ini seperti karakter sumberdaya manusia yang memiliki rasa tanggungjawab, berani menghadapi perubahan yang terjadi, berani mengambil keputusan, rasa percaya diri dalam pemecahan masalah, serta tidak melupakan karakter budi pekerti yang telah ada sebagai bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, untuk menjawab tantangan pendidikan diera digital dalam hal pembentukan karakter sumberdaya manusia, memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Dukungan yang dibutuhkan tidak hanya dari bidang yang terlibat dalam dunia pendidikan. Tertapi juga berbagai pihak yang secara tidak langsung memiliki tanggungjawab untuk mendukung pembetukan karakter.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses