seputartuban.com, TUBAN – Truk pengangkut hasil cucian pasir kuarsa dan aktivitas tambang lainnya melintas di kawasan jalan Montong-Merakurak. Truk tronton melintas bebas, meski kondisi badan jalan yang tidak memadahi. Bahkan melintas di jam-jam sibuk. Kondisi ini membahayakan pengguna jalan dan membuat banyak pihak resah dan khawatir.
Selain memenuhi badan jalan, truk tronton bermuatan pasir kuarsa juga tidak ditutupi sehingga membahayakan pengguna jalan lainnya khususnya pemotor. Karena pasir yang dibuat diterpa angin hingga menyapu pemotor di belakangnya.

Tidak hanya itu, selian truk tronton muat pasir kuarsa juga truk muat hasil pengolahan tanah merak juga hilir mudik melintas di kawasan jalan ini. Serta truk muat BBM juga nampak leluasa melintas, meski kondisi badan jalan sempit. Menyebabkan kondisi lalu lintas tersendat, karena sulit mendahului kondaraan besar. Bahkan beberapa waktu terakhir ada truk tronton muat alat industri besar juga melintas.
“Kenapa truk tronton bisa lewat dijalur ini, seharusnya untuk muatan pasir juga harus ditutup agar tidak mengganggu pengguna jalan yang lain. dan kendaraan dibelakangnya juga terkena debu pasir ,” Ungkap Yanto (30), salah satu pengguna jalan yang melintas, Senin ( 23/6/2025)
Kendaraan besar tersebut juga melintas di jalan Montong-Merakurak di waktu sore maupun siang hari, padahal kawasan ini juga selalu ramai arus lalu lintas. Bahkan melintas di kawasan padat sekitar simpang tiga Pasar Sambonggede, Merakurak.
Warga dan pengguna jalan pihak terkait bertindak tegas, atas kondisi yang membahayakan masyarakat ini. Karena kondisi ini terkesan mengabaikan keselamatan pengguna jalan dan membuat warga resah. Hingga berita ini di turunkan belum ada keterangan resmi terkait dengan penindakan, baik dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Dan Perhubungan (DLHP) kabupaten Tuban maupun dari Sat Lantas Polres Tuban.
