oleh

Sambut Hardiknas, Kajari Tuban Turun Gunung Sapa Tutor PKBM

seputartuban.com, MONTONG – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tuban, Suhendri turun gunung bertemu dengan para tutor Program Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Adhyaksa Tuban. Untuk memberikan semangat dan arahan agar terus mendidik para warga belajar secara gratis 100%. Beberapa hari sebelum hari Pendidikan nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2022.

Kajari bertemu dengan belasan tutor dari kelas Montong dan Kelas Parengan Kejar Paket A, Kejar Paket B dan Kejar Paket C. Pertemuan di laksanakan di sekretariat PKBM Adhyaksa Tuban, Desa Guwoterus, Kecamatan Montong.

Dia sangat mengapresiasi para tutor yang telah mendedikasikan waktu, tenaga dan fikirannya untuk bersama membina warga belajar. Bersama PKBM Adhyaksa binaan Kejaksaan Negeri Tuban. Karena Pendidikan kesetaraan secara gratis 100 persen terbilang jarang. Sehingga keberadaan PKBM ini selain membantu masyarakat juga pemerintah daerah.

“Terima kasih selama ini telah mendidik para warga belajar. Semoga ini menjadi amal baik kita semua. Kita terus perbaiki PKBM ini agar lebih baik. Kita harus bahu membahu membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Pendidikan vokasi yang sudah dilakukan PKBM Adhyaksa adalah pembuatan kue kering. Dalam uji pasar yang telah dilakukan sudah mulai diminati. Namun perlu tahapan selanjutnya untuk perizinan dan perbaikan kemasan serta harga.

“Untuk produk bisa ditawarkan ke dinas-dinas, perusahaan dan instansi selain pasar umum. Untuk vokasi lainnya kita programkan selanjutnya,” imbuhnya.

Direktur PKBM Adhyaksa Tuban, Cipnal Muchlip M mengapresiasi Kajari Tuban yang telah turun langsung bertemu dengan para tutor. Hal ini akan dapat menambah motivasi mereka untuk terus mengabdikan diri dalam pendidikan kemasyarakatan secara langsung dan gratis 100 persen.

“Kami tidak menutup diri jika ada pihak-pihak yang ingin bersama-sama dalam gerakan ini. Khususnya dalam Pendidikan vokasi mulai produk khas maupun peningkatan keahlian khusus. konveksi, las, rias, maupun makanan dan minuman khas wilayah. Karena akan dapat meningkatkan kualitas perekonomian warga belajar maupun daerah,” ungkapnya. ARIF AHMAD AKBAR

Print Friendly, PDF & Email