oleh

Proyek Perbaikan Jalan Pemkab Tuban Dipertanyakan

TUBAN

BELUM MERATA: Salah satu jalan poros desa yang rusak di Desa Pacing, Kecamatan Parengan, Senin (03/11/2014) pagi.
BELUM MERATA: Salah satu jalan poros desa yang rusak di Desa Pacing, Kecamatan Parengan, Senin (03/11/2014) pagi.  foto: ARIF AHMAD AKBAR

seputartuban.com -Perbaikan jalan rusak di Kabupaten Tuban tampaknya belum merata. Padahal Pemkab Tuban selama ini mengklaim sudah mulai melakukan perbaikan jalan sejak beberapa bulan lalu.

Kabag Humas Pemkab Tuban, Teguh Setyobudi, menyebutkan untuk perbaikan jalan rusak adalah program prioritas dan sudah masuk dalam perencanaan. Dia juga menyebut prioritas itu adalah tanggungjawab penuh Pemkab Tuban.

Menurut Teguh, dalam APBD tahun 2014 untuk penanganan jalan rusak di seluruh Kabupaten Tuban dianggarkan Rp 138 miliar.

”Direncanakan perbaikan jalan akan segera selesai akhir tahun ini. Sekarang tengah dikerjakan,” kata Teguh, Senin (03/11/2014) siang.

Namun berdasarkan pantauan seputartuban.com, Minggu (02/11/2014) pagi, baik jalan poros desa maupun poros kecamatan masih banyak yang belum tersentuh renovasi. Melihat kondisi itu mustahil perbaikan jalan yang diprogramkan Pemkab Tuban bisa rampung akhir tahun ini.

Beberapa ruas jalan rusak tersebut rata-rata merupakan jalur penghubung antar satu kecamatan dengan kecamatan yang lain. Salah satu faktor yang menjadi pemicu rusaknya permukaan aspal jalanan itu karena masuknya kendaraan besar yang kapasitasnya melebihi tonase.

Salah satu ruas jalan yang kondisinya cukup parah adalah jalur penghubung Desa Pacing dan Desa Tegalboro di Kecamatan Parengan. Kemudian Desa Wadung Kecamatan Soko ke Desa Banyubangg Kecamatan Grabagan serta jalan Desa Mojoagung yang menghubungkan Desa Pandan Wangi Kecamatan Soko.

Kerusakan jalan juga masih ditemui di sejumlah wilayah Kecamatan Palang. Diantaranya di jalur penghubung antara Kecamatan Palang dengan Kecamatan Semanding.

Ansori, warga Desa Pacing, mengaku kesal lantaran badan jalan banyak yang rusak sehingga menyulitkan pengguna jalan dalam beraktifitas. Kondisi ini sudah berlangsung tahunan dan terkesan diabaikan.

“Jalan di sini sudah lama rusak. Banyak gundukan, pecah pecah dan berlobang sehingga membahayakan warga. Terlebih saat musim penghujan tiba,” kata lelaki 30 tahun disamping warga Desa Pacing lainya, Minggu (03/11/2014 petang.

Dikatakan, sejak dibangun pada era pemerintahan Bupati Tuban Haeny Relawati Rini Widiastuti hingga berganti Bupati Tuban sekarang Fatkhul Huda, belum pernah ada sentuhan renovasi. ARIF AHMAD AKBAR 

Print Friendly, PDF & Email

Terbaru