oleh

Pengelola Wisata Abaikan Prokes Akan Ditutup

seputartuban.com, TUBAN – Kasus baru penyebaran Covid -19 yang terus meningkat membuat Kabupaten Tuban kembali masuk dalam daftar status zona merah. Sehingga pemerintah daerah memberlakukan sejumlah kebijakan baru.

Bersamaan dengan masa libur akhir tahun dan awal tahun 2021 yang biasanya tempat wisata ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah, Bupati Tuban mengeluarkan Surat Edaran (SE). Yang membahas secara khusus pengelolaan wisata dan wisata kolam renang dalam masa liburan kali ini.

Sebelumnya SE Bupati Tuban nomor 367/6776/414.012/2020 tanggal 17 Desember 2020, Tentang antisipasi penyebaran Covid-19 saat libur Natal dan Tahun baru 2021, nyatanya kesadaran penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) di lokasi  wisata masih rendah.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Qomariyati, Selasa (29/12/2020). “Dengan pembatasan pengunjung maksimal 30 persen, diharapkan dapat menjaga pelaksanaan protokol kesehatan,” katanya.

Endah menjelaskan, memperhatikan tingginya lonjakan kasus penularan Covid-19 di Kabaputen Tuban dan menjelang libur panjang, Bupati Tuban kembali mengeluarkan  SE nomor 367/6941/414.012/2020  Tanggal 29 Desember. Tentang pembatasan sementara destinasi wisata dan kolam Renang.

“Maka diharapkan kegiatan masih berjalan tetapi bisa menekan risiko penularan dengan  diupayakan semaksimal mungkin penerapan protokol kesehatan dengan  ketat,” harapnya.

Selain itu, Endah, yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan itu menegaskan sesuai dengan ketentuan, terhitung sejak 30 Desember 2020 sampai 12 Januari 2021 bagi pengelola destinasi wisata harus melakukan pembatasan pengunjung. “Jika ketentuan ini  tidak dipatuhi maka dinas terkait bisa melakukan penutupan destinasi wisata dan kolam renang,” tegasnya. RHOFIK SUSYANTO

Terbaru