oleh

Pengedar Sabu di Tuban Satu Jaringan

TUBAN

seputartuban.com – Dua tersangka pengedar Sabu yaitu Ari Anggriyanto (35) warga Desa Kramatinggil, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik dan Muhammad Mubaidi (39) warga Desa Jenggolo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban masih komplotan Imam Buchori (54), warga Desa Brondong, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, yang terlebih dahulu ditangkap Polisi.

Penangkapan pengedar sabu
TERPUTUS : Kapolres Tuban, AKBP Ucu Kuspriyadi didampingi Kasat Reskoba dan Kasubbag Humas Polres Tuban saat jumpa pers di Mapolres Tuban

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Tuban, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Wahyu Hidayat, saat dikonfirmasi Kamis (30/1/2014), mengatakan kedua kasus peredaran sabu ini saling berkaitan. Penangkapan kedua tersangka pengedar sabu merupakan pengembangan kasus penangkapan residivis Imam yang sebelumnya tertangkap di rumah janda, Sasmiati (33),warga Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Kamis (26/12/2013) sekitar pukul 20.00 WIB.

Imam mengaku mendapat barang haram tersebut dari Mubaidi dan Ari. Kemudian dipakai di rumah Sasmiati lokasi penggrebekan Polisi. Sementara itu, hasil pemeriksaan Ari dan Mubaidi merupakan pemasok sabu dari Kabupaten Madura. Untuk Imam, selain pengguna juga sebagai pengedar. “Untuk sabu itu masih ada kaitan dengan yang ditangkap dulu, laki-laki dan perempuan (Imam dan Sasmiati), ” jelas Wahyu.

Ditanya peran pemasok sabu dari Madura, Sat Reskrim Polres Tuban masih melakukan pengembangan. “Kalau dari luar Madura kami belum tahu. Sementara masih penyelidikan,” ungkapnya.

Dari pemberitaan sebelumnya bahwa dari penangkapan terduga pelaku Imam Buchori, Polisi mengamankan barang bukti 3 paket sabu dengan berat kotor 3,36 gram. Sebuah korek api, 1 prangkat alat untuk hisab sabu yang didalamnya ada pipetnya. Serta masih ada sisa sabu seberat 0,05 gram. Serta uang tunai diduga hasil penjualan sabu sebesar Rp. 5.500.000. Plastik pembungkus sabu  dan  3 buah Handphone. (han)

Terbaru