oleh

Anggaran Pengadaan Obat Puskesmas 2014 Setengah Miliar

TUBAN

seputartuban.com – Anggaran Pendapatan Belanaja Negara (APBN) untuk pengadaan obat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se Kabupaten Tuban selama 2014 sebesar Rp. 500 juta.  Jumlah ini disesuaikan dengan usulan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Tuban kepada pemerintah pusat.

Obat Kadaluarsa
BAHAYA : Inilah obat kadaluarsa yang dijual kepada konsumen

Kepala Dinkes Pemkab Tuban, Saiful Hadi saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Kamis (30/1/2014) menyebutkan bahwa anggaran sudah diberikan oleh Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI. Jatah anggaran ini selalu berubah tiap tahunya, karena disesuaikan dengan kebutuhan data potensi sigap penyakit. Dana ini meningkat 6,05 % dibanding tahun 2013 yakni Rp. 473 juta.

Masih menurut Saiful, data rencana penyakit meningkat karena sebagian besar disebabkan faktor alam dan cuaca tidak menentu. Dari data Dinkes Pemkab Tuban, menyebutkan kebutuhan obat tahun 2013 untuk jenis penanggulangan penyakit ringan, seperti pusing, batuk, flu, migran, masuk angin 1.256 jenis obat.

Sedangkan tahun 2014 menigkat menjadi 1.955 jenis. Untuk jenis penyakit penyembuhan besarnya sama, yakni sebesar 771 jenis obat dan untuk obat berkala, seperti imunisasi dan campak hanya 179 jenis. “Dana turun bukan berupa jumlah uang, melainkan sudah berupa obat-obatan. Hanya saja besarnya nominal sebesar itu,” jelas Saiful.

Ditambahkan, pendataan Puskesmas dimaksimalkan melakukan data base medis setiap keluarga. Digunakan perencanaan persediaan obat pada tahun berikutnya agar lebih mudah. “Data base sudah dibuat disetiap Puskesmas sejak 2013 lalu. Sedangkan tahun ini jatah obat sudah diprediksi. Obatnya Generik itu kan sudah dari pusat, kalau lebih obatnya dilaporkan,” lanjutnya. (han)

Terbaru