oleh

Panitia Pekan Raya SI Targetkan Omzet Capai Rp. 6 Milyar

TUBAN

seputartuban.com – Panitia Pekan Raya Semen Indonesia 2013 optimis dapat meningkatkan perolehan omzet seluruh perputaran uang dari acara ini mencapai Rp. 6 milyar. Target ini lebih tinggi dibanding acara serupa pada 2011 sebanyak Rp. 4,8 milyar, dan pada 2012 Rp. 4,5 milyar.

Pekan Raya Semen Indonesia
Ketua Panitia Pekan Raya Semen Indonesia, Bagus Dwisasono

Ketua Panitia Pekan Raya, Bagus Dwisasono, Senin (18/11/2013) mengatakan panitia pekan raya dalam rangka HUT Pabrik Semen Indonesia ke-56 ini telah menyediakan 201 stand bagi UMKM (usaha mikro, kecil dan menengan) dari umum maupun binaan Semen Indonesia. “ini upaya meningkatkan daya saing usaha kecil menengah,” ungkapnya.

Dengan variasi peserta UMKM dan hiburan yang ditampilkan, diharapkan mampu menyedot banyak perhatian masyarakat. Pengunjung akan dimanjakan banyaknya pilihan produk yang ditawarkan. Diantaranya fashion, mebel, furniture & interior, foodcourt, tanaman hias, handycraft. Perbankan, developer, otomotif, komputer & elektronika hingga bidang telekomunikasi.

Sedangkan acara hiburan yang disiapkan panitia diantaranya penampilan Twinbee Band (Malang), Live Music (Tuban), Sevenlink Band (Malang), First Line Band (Surabaya), juga Restamaniez (Mojokerto).  ”Kehadiran sejumlah grup band remaja diharapkan bisa menambah tingkat kunjungan,” imbuhnya.

Melalui Pekan raya ini perusahaan berkeinginan ikut mempromosikan bisnis para UMKM sehingga masyarakat luas bisa mengenal produk mereka. “Kami juga mendorong masyarakat sebagai pelaku usaha untuk terus mengembangkan usahanya. Panitia telah memberikan subsidi kepada peserta, sehingga harga sewa stand sudah kita subsidi sampai 60 persen,” katanya.

Diketahui, acara ini akan digelar mulai 27 November – 1 Desember 2013 di Graha Sandiya, komplek perumahan dinas PT Semen Indonesia. Bagi yang berminat mendaftar, bisa menghubungi bagian marketing pekan raya Arif (08123414500) atau  Budi (081 2341 4893). ”Sebab sewaktu-waktu pendaftaran akan kami tutup. Hal ini kami lakukan demi kenyamanan dan keamanan peserta dan pengunjung,” pungkas Bagus Dwisasono. (min)

Terbaru