oleh

Mulai Januari 2014, BKD Berlakukan Abensi Sidik Jari

TUBAN

seputartuban.com – Mulai Januari 2014, diberlakukan absensi dengan menggunakan absensi jidik jari elektronik (Fingerprint ) untuk seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemkab Tuban. Bagi PNS molor atau titip anbsensi tanda tangan manual, nampaknya harus benar-benar berbenah diri.

absensi PNS
ABSEN ONLINE : Kepala Sat Pol PP Pemkab Tuban saat absen melalui fingerprint

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tuban, M. Nur Hasan saat ditemui dikantornya, Jum’at (03/01/2014) mengatakan, absensi ini untuk memantau dan membina semua PNS di Kabupaten Tuban.

“Alat tersebut akan dikelola tiap-tiap SKPD masing-masing. Namun akan selalu dipantau oleh BKD. Karena alat tersebut dibuat secara online melalui jaringan yang dimiliki oleh BKD. Jadi semuanya bisa dikontrol dari kantor BKD,” ungkapnya.

Alat itu mulai diterapkan pada 2 Januari 2014 lalu, semua SKPD yang ada sudah menggunakan alat tersebut. Tinggal tingkat UPTD ditiap-tiap Kecamatan yang belum, namun akan segera diadakan.

“Yang belum ada alatnya itu UPTD dikecamatan, seperti Puskesmas dan UPTD Dikpora, itu akan secepatnya dibuat. Diharapkan dengan alat tersebut bisa membuat kinerja para pegawai lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Sistem kerja alat tersebut, akan merekam kedatangan pegawai yang ada. Jam datang dan pulang akan terekam setelah PNS menempelkan ibu jarinya, yang dicocokkan dengan sidik jari yang sudah diprogram sebelumnya. Tiap bulan semua SKPD atau Dinas harus melaporkan kepada BKD hasil absensi.

“Kita berharap semua pegawai bisa meningkatkan kinerjanya masing-masing. Dan yang kinerjanya melanggar aturan atau malas akan ada sanksinya, mulai dari peringatan, penundaan kenaikan pangkat, dipindah tugaskan, bahkan bisa dipecat,” tegas Nur Hasan. (lis)

Terbaru