oleh

Modus Berburu Burung, Pelaku Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Tuban

seputartuban.com, TUBAN – Satreskrim Polres Tuban, berhasil membekuk 2 pelaku pencurian Motor (Curanmor). Keduanya berpura-pura berburu burung liar, untuk mengawasi calon korbannya. Saat ada kesempatan, mereka beraksi.

Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono, dalam jumpa pers di halaman Sat Reskrim Polres Tuban, Senin (15/3/2021) mengatakan dua orang terduga pelaku tersebut adalah berinisial NS (32) dan P (28). Keduanya warga Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban. Keduanya juga residivis kasus kekerasan.

“Kedua pelaku pernah di penjara karena kasus penganiayaan, NS di vonis 5 tahun karena menyebabkan korban meninggal dunia, sedangkan P mendapatkan Vonis 5 bulan,” ungkapnya.

Ruruh menjelaskan, kedua pelaku kembali ditangkap karena telah  melakukan Curanmor milik  warga Dusun Krajan, Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang. Yang dilaporkan korban  pada Kamis (25 /2/2021).

Hasil pengembangan petugas, mendapatkan informasi bahwa di wilayah Kecamatan Singgahan ada orang yang akan melakukan transaksi jual beli sepeda motor. Dengan ciri-ciri yang sama dengan motor milik korban yang telah hilang . “Kedua pelaku ditangkap di area SPBU Podang, Desa Lajulor, Kecamatan Singgahan, kabupaten Tuban, yang akan menjual motor hasil curiannya,” jelasnya.

Adapun, modus pelaku untuk melancarkan aksi curanmor tersebut yakni dengan pura-pura mencari burung pada malam hari. Ketika mengetahui ada motor yang terparkir di depan rumah pelaku langsung mencurinya dengan menggunakan kunci T. “Modus dari pelaku Curanmor tersebut, berpura -pura mencari burung pada waktu malam hari,” imbuhnya.

Dari pengakuan pelaku NS, aksi curanmor sudah dilakukan 8 kali. Pelaku menjual motor hasil pencuriannya di Kabupaten Rembang dengan harga Rp. 1,5 sampai Rp. 2 juta. “Hasil pencurian dijual ke Rembang, Jawa tengah. Dan hasil penjualan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Dari hasil penangkapan ini, Satreskrim Polres Tuban mengamankan barang bukti berupa 1 lembar STNK sepeda motor Honda type 125, warna merah kombinasi putih dengan nopol plat S 2438 HZ. 1unit sepeda motor Honda  type 125 warna merah kombinasi putih tanpa plat nomor seserta kuncinya. Dan 2 unit senter batrei charg kepala  berwarna hitam.

Serta 1 set kunci later T , 2 pasang plat nomor sepeda motor S 6377 IM dan S 3104 E. Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1 huruf ke 4e dan 5e KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun. RHOFIK SUSYANTO

Terbaru