oleh

Menteri Pertanian Janji Bangun Irigasi Tuban

TUBAN

SERIUS: Mentan Amran Sulaeman menyimak pemaparan Wabup Tuban Noor Nahar Husein.
SERIUS: Mentan Amran Sulaeman menyimak pemaparan Wabup Tuban Noor Nahar Husein.

seputartuban.com-Janji pemerintah mengangkat harkat dan martabat kaum agraris mulai direaliasikan dengan melakukan sejumlah pemetaan masalah, yang selama ini menjadi problem serius sehingga membuat petani selalu berada di titik nadir.

Kabupaten Tuban menjadi salah satu wilayah yang disasar Mentei Pertanian Andi Amran Sulaeman dalam agenda blusukan untuk mengurai problem yang melingkari petani dari waktu ke waktu.

Di Tuban, selain memantau areal persawahan di Desa Karangtinoto dan jaringan irigasi Maibit Kecamatan Rengel, Amran juga “menimang” potensi Air Terjun Nglirip di Kecamatan Singgahan.

Menurut Amran, produksi tanaman padi di Jatim tahun ini meningkat dibandingkan sebelumnya. Hanya saja indeks pertanaman atau IP-nya masih rendah. Hal itu disebabkan masalah jaringan irigasi yang kurang sempurna.

“Oleh karena itu, usaha untuk meningkatkan IP di Tuban dan Jatim secara umum diperlukan berbagai usaha. Salah satunya dengan meningkatkan kemampuan jaringan irigasi, agar air yang menuju sawah petani tidak banyak yang hilang,” papar Amran saat berada di jaringan irigasi induk Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel, Selasa (18/11/2014) siang.

Menurut dia, acara blusukan ke Tuban dan Bojonegoro serta Lamongan kali ini adalah  memantau potensi air dan kemampuan jaringan irigasi di ketiga daerah ini guna meningkatkan IP tanaman padi. Segera, setelah ini semua hasil temuan lapangan akan segera dirumuskan untuk kemudian ditidaklanjuti.

“Pembangunan saluran sekunder akan menjadi tanggung jawab Hippa dan Pemkab Tuban, sedangkan untuk saluran tersier akan dibantu perbaikannya oleh Kementrian Pertanian,” tegas penggawa kabinet kerja Jokowi-JK ini.

Sementara Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein yang mendampingi Mentan Amran, menyatakan Kementerian Pertanian berencana akan meningkatkan kemampuan jaringan irigasi di Tuban dan Lamongan.

Hal tersebut merupakan bentuk nyata usaha menunjang peningkatan IP tanaman padi di Jatim. Sebelumnya, kata Noor Nahar, telah dilakukan survei lokasi potensi air dan jaringan irigasi di kedua kabupaten.

Kepada Mentan Amran, Noor Nahar memaparkan saat ini yang menjadi masalah irigasi pada Hippa Tirtotinoto di Desa Karangtinoto terdapat pada saluran sekunder. Namun begitu  saluran tersier juga mengalami kerusakan dan perlu segera diperbaiki untuk menunjang kelancaran pertanian masyarakat setempat.  MUHAIMIN

Print Friendly, PDF & Email

Terbaru