oleh

Mengawal Kesehatan Masyarakat Desa Ring

KEREK

ANTUSIAS: Warga Desa Gaji Kecamatan Kerek mengikuti pengobatan gratis yang digelar PT Holcim Indonesia, Selasa (18/11/2014) siang.
ANTUSIAS: Warga Desa Gaji Kecamatan Kerek mengikuti pengobatan gratis yang digelar PT Holcim Indonesia, Selasa (18/11/2014) siang.

seputartuban.com-Tumbuh dan bekembangnya sebuah perusahaan tak bisa lepas dari tanggungjawab sosial yang harus diemban, agar tercipta keseimbangan sumber daya manusia (SDM) dan harkat kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Komitmen itu pula yang akan terus dikawal oleh PT Holcim Indonesia sebagai salah satu pabrik semen besar di Kabupaten Tuban berdampingan dengan PT Semen Indonesia (PT SI).

Salah satu tanggungjawab yang akan terus dikonkritkan PT Holcim adalah program kesehatan masyarakat. Berkaitan itu, untuk memaksimalkan program tersebut di antara komponen paling penting adalah pengadaan air bersih, untuk warga di kawasan ring PT Holcim Indonesia
yang berkantor di Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo.

“Sebab kesehatan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Dan sebagai salah satu syarat agar kesehatan masyarakat terpenuhi adalah tersedia air bersih yang cukup,” jelas Corporate Communication East Java PT Holcim Indonesia, Indriani Siswati, di sela pengobatan gratis yang digelar di Kecamatan Kerek,  Selasa (18/11/2014) siang.

Disebutkan, selain merealisasikan pengadaan air bersih di desa-desa kawasan ring juga dilakukan penataan sanitasi serta penguatan Posyandu pada masing-masing desa dan Posdaya.

Hal ini dilakukan dengan harapan agar warga dapat memaksimalkan peran Posyandu, sebagai salah satu media sosialisasi program-program masyarakat.

Desa ring dimaksud diantaranya Merkawang, Sawir, Glondonggede Kecamatan Tambakboyo, Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, Desa Mliwang dan Kedungrejo Kecamatan Kerek yang ditetapkan sebagai desa ring satu. Sedangkan dua desa yang masuk ring dua yakni Desa Gaji dan Wolutengah Kecamatan Kerek.

“Hal tersebut adalah bukti nyata tanggungjawab sosial PT Holcim Indonesia untuk membantu hajat hidup masyarakat,” tandas Indri.

Sementara terkait pengobatan gratis yang digelar untuk warga desa kawasan ring,  sebut dia, dilakukan rutin dua kali dalam setahun yang biayanya bersumber dari dana CSR perusahaan.

Menurut Indri, kegiatan ini dilaksanakan oleh pusat kegiatan masyarakat (PKM) yang dibentuk oleh perusahaan untuk melaksanakan program CSR dengan tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut juga menggandeng Puskesmas setempat.

“Bila ada pasien menderita penyakit serius akan kita bantu secara maksimal,” kata Indri.   MUHLISHIN

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

1 komentar

  1. Bicara ttg kesehatan di kab Tuban sangat menyedihkan,hampir 30 persn warga Tuban memilih pengobatan di Bojonegoro,itu membuat rs di bojonegoro meraup banyak untung,klo tdak percaya survey sendiri di rs Bojonegoro,krn tuban dengan wilayah sebesar itu hnya punya 1 rsud,sedang puskesmas sangat2 memperhatinkan,hampir smua warga soko,parengan,senori,bangilan,sebagian rengel,klo rawat inap pasti ke bjn krn satu2 nya rs terdekat yg pling mdah di akses,itu sangat merugikan kaum miskin krn dengan di rs kab tetangga mka bnyak yg hrus mrngeluarkan biaya sendiri

Komentar ditutup.

Terbaru