Konfercab Hanya 10 Menit, Suwandi Pimpin PWI Tuban

seputartuban.com, TUBAN – Konferenci Cabang III Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban memilih Suwandi, sebagai Ketua PWI Tuban periode 2022-2025. Ajang musyawarah tertinggi organisasi wartawan tertua di Indonesia itu berlangsung singkat. Hanya sekitar 10 menit sudah memilih wartawan Harian Bangsa tersebut secara aklamasi. Acara tersebut di gelar di aula salah satu hotel di kawasan Basuki Rahmat Tuban, Minggu (23/01/2022).

Sidang konfercab dipimpin Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Organisasi, Machmud Suhermono. Bersama Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim dan Sekretaris PWI Jatim, Eko Pamuji. Sidang memutuskan, berdasarkan data di PWI Jatim, jumlah anggota yang berhak memilih dan dipilih sebanyak 11 wartawan. Yakni anggota biasa, sedangkan anggota muda lainnya berhak memberikan saran dalam konferensi tersebut.

Usai terpilih, Suwandi menyampaikan sejumlah hal yang akan disampaikan. Diantaranya meningkatkan kualitas SDM anggota. “Ini kemenangan bersama, kita bangun PWI kedepan bersama. Konfercab kondusif berkat kita semua. Kita harus bersatu menata dan bersama-sama meningkatkan kekompakan akan PWI Tuban lebih maju,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pipiet Wibawanto sebelum dinyatakan demisioner setelah menjabat 2 periode menyampaikan pertanggungjawaban kepengurusannya. Dia menegaskan dengan berbagai dinamika organisasi, mampu dilewati bersama. “Banyak kegiatan yang sudah dilakukan PWI Tuban. Kerikil-kerikil dapat kita lalui dengan kekompakan,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim mengapresiasi kekompakan PWI Tuban. Konfercab dapat berlangsung singkat dan penuh kekeluargaan. Dia juga mengungkapkan PWI Tuban dalam periode berikutnya perlu memperhatikan keanggotaan maupun kapasitas kelembagaan. Karena industrialisasi di Tuban memegang peranan penting di regional maupun nasional.

“Kita berkumpul untuk saling menguatkan. Kedepan perlu dilakukan kajian-kajian. Melaksanakan UKW dan mengurus anggota muda menjadi biasa. Bisa jadi PWI Tuban terbesar jumlah wartawan yang UKW dan anggotanya,” ungkapnya.

Ditambahkan dalam berorganisasi komunikasi efektif sangat perlu dibudayakan. Jika terdapat dinamika diharapkan segera dikomunikasikan dengan efektif. “Kalau ada sesuatu ajak diskusi langsung. Dalam berorganisasi akan menjadi sahabat dan saudara,” pungkasnya. NAL

Print Friendly, PDF & Email