Komisi 4 DPRD Tuban Tegaskan, Ini Peringatan Terakhir Penyedia BPNTD

seputartuban.com, SEMANDING – Komisi 4 DPRD Tuban responsif dalam menanggapi temuan adanya beras tidak layak konsumsi Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNTD), dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Gudang Sistem Resi Gudang (SRG), Rabu (16/11/2022). Kawasan Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kab. Tuban.

Ketua Komisi 4 DPRD Tuban, Tri Astuti bersama anggota berkunjung ke gudang menanggapi keluhan masyarakat, terkait beras tidak layak konsumsi. Yang ditemukan di Latsari, Tlogoagung, Tergambang, Banjarjo, Margosuko. Anggota dewan menerima keluhan bahwa beras yang diterima berwarna kuning, berulat dan remuk tidak layak konsumsi.

Srikandi dewan itu menjelaskan BPNTD yang didistribusikan untuk 4.421 keluarga penerima manfaat (KPM) dan hasil verifikasi KPM penerima BPNTD saat ini 3.598 KPM. Droping dilakukan 4 bulan sekali, sehingga sekali pengiriman KPM menerima 40 kg.

Dewan menanyakan mengapa selalu ada temuan beras tidak layak konsumsi. Ternyata PT Mahkota Surya Nusantara dalam teknisnya untuk penyediaan beras, bekerjasama dengan 8 rekanan atau pengusaha penggilingan padi.

“Untuk itu saya menegaskan agar sebelum sampai kepada KPM  perusahaan penyedia dalam hal ini PT Mahkota agar mengecek terlebih dahulu kualitas beras yang akan didistribusikan. Dan dalam pendistribusian TKSK wajib mengawasi dalam penyalurannya. Dan bila dalam hal rekanan yang telah terbukti menyediakan beras tidak layak konsumsi agar segera diputus kontraknya,” ungkapnya.

Dalam sidak ini juga ada temuan beras berkualitas medium, bukan premium sebagaimana aturan yang ditetapkan. “Ya kami sampaikan bahwa ini pelanggaran dan kami meminta dinsos dan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan untuk evaluasi,” tegas Astuti.

Temuan ini diharapkan terakhir kalinya, sehingga tidak terulang lagi. Jika hal serupa terjadi lagi, maka dewan akan melakukan evaluasi terhadap pemenang tender senilai Rp. 5.782.668.000 ini. “Bila hal ini terjadi maka kami akan melakukan evaluasi atas pemenang tender ini. Bahwa ini peringatan terakhir jangan terulang lagi,” tegas Mat Dasim, anggota Komisi 4 DPRD Tuban.

Direktur PT Mahkota Surya Nusantara, SRG Tuban, Nuril Yanuar, menegaskan pihaknya siap memperbaiki segala keluhan yang muncul. “Kami pihak penyedia barang bersedia untuk mengganti berasnya.dan mengevaluasi supaya dropping selanjutnya tidak terjadi hal yang serupa,” tegasnya.

Diketahui, dalam sidak ini, para anggota dewan juga didampingi staf Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan serta Kepala Dinas Sosial P3A dan PMD serta Direktur PT Mahkota Surya Nusantara. Nal

Print Friendly, PDF & Email