oleh

Jika Ngotot, Pelaku Prostitusi di Parengan Akan Ditangkap

Pertemuan
Pertemuan di Pendopo Kecamatan Parengan tentang pelarangan prostitusi

Penulis : Muhaimin

PARENGAN

seputartuban.com – Sekitar 44 Mucikari dan Pemilik warung dikawasan Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jum’at (18/1/2013) dikumpulkan di Pendopo Kantor Kecamatan setempat. Mereka diharuskan menghentikan aktivitas prostitusi terselubung. Jika tidak dihiraukan akan ditangkap satu-persatu dan akan dihadapkan dengan hukum yang berlaku.

Sebanyak 26 pemilik warung dan 15 diantaranya Mucikari yang beroperasi di Desa Selogabus. Serta 18 pemilik warung, 13 diantaranya juga mucikari dari kawasan Desa Sendangrejo mengikuti pertemuan. Mereka diberikan waktu hingga beberapa hari kedepan untuk menghentikan aktifitas maksiatnya.

Kapolsek Parengan, AKP Ahmad Kusrin, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan bertindak tegas merazia. Jika dalam beberapa hari kedepan, aktivitas prostitusi masih dijalankan para WTS, Mucikari ataupun pemilik warung. “Kalau dalam beberapa hari lagi mereka masih tidak mau berhenti, akan kami razia. Dan dapat kami amankan untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.

Saat ditanya, apakah para WTS di 2 desa ini mendapatkan bantuan modal Rp. 3 juta ?. Kapolsek enggan berkomentar banyak. “Para WTS itu datang dan pergi, sebagian kecil yang menetap. Soal bantuan itu bukan wewenang kami,” tegasnya.