Published On: Sen, Des 30th, 2019

Inilah Rincian Kabupaten Tuban Terima Rp. 1,7 Triliun Dari Pemerintah Pusat Tahun 2020

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :
kolase seputartuban.com

seputartuban.com – Kementrian Keuangan RI sudah mempublikasikan besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD) Tahun 2020 yang akan diberikan kepada Pemerintah Daerah. Total se Indonesia sebanyak Rp. 856,94 triliun. Dengan rincian Transfer ke Daerah Rp. 784,94 triliun dan Dana Desa Rp. 72 triliun. Anggaran ini sesuai dengan Rancangan APBN 2020 yang disetujui dalam Rapat Paripurna DPR RI pada 24 September 2019 lalu.

Dana yang akan ditransfer tersebut meliputi Dana Bagi Hasil (DBH). Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK Fisik). Dana Alokasi Khusus Non Fisik (DAK non fisik). Dana otonomi khusus dan dana keistimewaan, Dana Intensif Daerah (DID) serta Dana Desa (DD).

Menteri Keuangan RI sudah merinci besaran dana secara rinci yang akan diberikan kepada pemerintah daerah seluruh Indonesia. Melalui surat nomor S-702/MK.07/2019. Perihal penyampaian rincian alokasi transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2020. Ditujukan kepada Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia. Ditandatangai Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati tertanggal 24 September 2019.

Kabupaten Tuban, pada tahun 2020 dianggarkan akan menerima dana pajak penghasilan wajib pajak orang pribadi dalam negeri (PPh WPOPDN) sebanyak Rp. 1.238.803.000. Kemudian pajak penghasilan pasal 21 PPh pasal 21 19.960.669. Sehingga total dana bagi hasil pajak penghasilan (PPh) yang akan diterima sebanyak Rp. 21.199.472.000.

Rencana Dana Alokasi Umum (DAU) yang akan diserahkan ke Pemkab Tuban untuk bantuan pendanaan kelurahan sebanyak Rp. 5.950.000.000. Bantuan pendanaan penggajian PPPK sebesar Rp. 15.319.458.000. DAU tambahan Rp. 21.269.458.000. Sehingga total DAU yang akan diterima Tuban sebanyak Rp. 1.078.617.584.000.

Kemudian Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang pendidikan, untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebesar Rp. 251.381.000. Sedangkan untuk Sekolah Dasar (SD) sebanyak Rp. 4.743.653.000. Untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak Rp. 3.511.236.000. Untuk Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dialokasikan Rp. 200.148.000. Total untuk DAK bidang Pendidikan sebanyak Rp. 8.706.418.000.

Masih DAK fisik, untuk Bidang Kesehatan dan Keluarga Berencana (KB). Untuk pelayanan dasar sebesar Rp. 305.746.000. Anggaran pelayanan rujukan Rp. 11.269.589.000. Untuk pelayanan kefarmasian Rp. 3.131.494.000. Untuk program KB sebanyak Rp. 371.000.000. Total DAK fisik bidang ini sebanyak Rp. 15.078.179.000. Sedangkan bidang sosial Rp. 69.826.000. Untuk program sanitasi Rp. 6.678.535.000. Untuk perumahan permukiman Rp. 2.967.563.000. Untuk jalan Rp. 23.115.735.000. Total seluruh DAK fisik yang akan diterimakan kepada Pemkab Tuban sebanyak Rp. 56.616.256.000.

Sedangkan DAK non fisik, untuk bantuan operasional (BOS) penyelenggaraan PAUD Rp. 27.103.800.000. BOS penyelenggaraan pendidikan kesetaraan Rp. 3.840.500.000. Tunjangan profesi guru 184.694.449.000. Tunjangan khusus guru Rp. 358.012.000. Bantuan penyelenggaraan museum Rp. 700.000. Total bantuan DAK non fisik yang akan diterimakan sebanyak Rp. 216.698.761.000.

Untuk alokasi Dana Insentif Daerah dari sejumlah kegiatan total Rp. 75.366.911.000. Sedangkan Dana Desa (DD) yang akan diserahkan kepada Pemkab Tuban untuk 311 desa sebanyak Rp. 263.445.066.000.

Dari 6 jenis anggaran yang akan diterimakan dari Pemerintah Pusat kepada Pemkab Tuban tahun 2020 dari dana bagi hasil (DBH) pajak, DAU, DAK fisik, DAK non Fisik, DID dan DD total sebesar Rp. 1.711.944.050.000. NAL

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Data Update Coid-19 Indonesia Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :