oleh

Ini Penyebab Perangkat Desa di Tuban Belum Gajian Hingga Beberapa Bulan

seputartuban.com, TUBAN – Perangkat Desa di Kabupaten Tuban sebagian mengalami penundaan gajian hingga beberapa bulan. Dikarenakan pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) yang tidak kunjung selesai. Hal ini ternyata disebabkan sejumlah faktor.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa dan Keluarga Berencana (Dispemas KB) Tuban, Nurjanah menjelaskan bahwa ADD Kabupaten Tuban sebelum perubahan pada tahun 2020 dialokasikan sebesar Rp. 123 miliar. Namun setelah perubahan mengalami pengurangan Rp. 3 miliar menjadi Rp. 120 miliar.

Untuk saat ini desa-desa sedang melakukan pencairan tahap II pada anggaran tahun 2020 ini. Tehitung sampai 21 Oktober 2020 sebanyak 59 desa sudah mencairkan ADD dari 311 desa. Sehingga masih banyak desa yang belum dapat mencairkan dana tersebut.

Menurutnya, banyaknya desa yang belum mencairkan ADD tidak disebabkan banyak faktor. Hanya pengajuan pencairan dana belum diterima pihaknya. “Kendala tidak ada, hanya belum mengajukan saja. Agar seluruh desa segera menyusul desa-desa yang sudah pencairan ADD tahap 2,” katanya.

Masih menurut Nurjanah, masing-masing desa sudah jelas tentang syarat pencairan ADD ini. Yakni sudah tercantum dalam Perbup nomor 54 th 2019 tentang pengalokasian, penetapan dan penyaluran ADD tahun 2020. Sebagaimana diubah dengan Perbup nomor 31 tahun 2020. “Diantaranya,  APBDes, Realisasi APBDes dan pelunasan PBB-P2,” pungkasnya. NAL

Terbaru