GRR Tuban Pastikan Transparansi  Proses Rekrutmen Tenaga Kerja

seputartuban.com, TUBAN –  Dedikasi Pertamina dalam mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN) terus diimplementasikan melalui pembangunan Kilang Grass Root Refinery (GRR) Tuban.  Upaya percepatan proyek ditunjukkan dari progres proyek yang telah mencapai 66,43% untuk tahapan FEED (Front End Engineering Design) di tahun 2022. Dan proses persiapan pembangunan kilang GRR Tuban terus dikebut melalui serangkaian aktivitas,baik yang diselenggarakan oleh Pertamina Project GRR Tuban maupun PT Pertamina RosneftPengolahan Dan Petrokimia (PRPP).

Peranan Kilang GRR Tuban sebagai PSN. ditunjang dari dampak strategis proyek  yang nantinya akan memberikan tambahan pasokan untuk kebutuhan BBM, LPG dan Petrokimia berkualitas. Dengan kehadiran Kilang Tuban, kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dari kilang sendiri dan tidak perlu impor.

Kilang GRR Tuban juga dibangun dengan teknologi mutakhir ,dengan kapasitas pengolahan sebesar 300 ribu barel per hari .yang akan menghasilkan 30 juta liter BBM per hari untuk jenis gasoline dan diesel. Tak hanya  itu, Kilang Tuban juga akan menghasilkan 4 juta liter avtur per hari serta produksi petrokimia sebesar 4.25 juta ton per tahun. Pembangunan Kilang GRR Tuban ini juga menciptakan multiplier effect lainnya,terutama di daerah sekitar lokasi di Tuban.

Menanggapi adanya aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Paguyuban pemuda dari 6 Desa ,terkait dengan transparansi Proses Rekrutmen tenaga kerja.presiden Direktur PRPP Kadek Ambara Jaya, Mengatakan .pihak perusahaan berkomitmen tinggi untuk proaktif dalam melibatkan tenaga lokal dalam proses pembangunan Kilang GRR Tuban.

Hingga Land Clearing Tahap ke-3 yang diselesaikan pada tahun 2021 lalu, Kilang GRR Tuban telah melibatkan lebih dari 300 pekerja dimana 98% diantaranya adalah. warga lokal sekitar proyek,Pelaksanaan pekerjaan land clearing tahap ke-1 hingga ke-3 sendiri telah melibatkan lebih dari 600 warga sekitar proyek.

Lebih jauh lagi ,perekrutan tenaga kerja dilakukan dengan memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku di bidang ketenagakerjaan serta ketentuan keselamatan dan kesehatan kerja (“K3”) yang berlaku.

“PRPP dan Pertamina Project GRR berkomitmen ,dalam merekrut pekerja yang memenuhi persyaratan dan memenuhi kompetensi yang diperlukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ungkapnya. Selasa (25/01/2022)

Kadek menambahkan,Untuk memastikan implementasi rekrutmen tenaga kerja dengan baik dan transparan, proses rekrutmen pada tahun 2022 didukung oleh PT Pertamina Training & Consulting (PTC). Penunjukkan PTC didasari agar proses rekrutmen dapat dilakukan secara transparan, independen dan bebas dari intervensi manapun.

“Terkait dengan pemenuhan tenaga kerja untuk proyek GRR Tuban di tahun 2022 ini, kami tetap akan melanjutkan komitmen kami untuk memberdayakan masyarakat lokal seperti tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Meski demikian lanjut Kadek, untuk kebutuhan tenaga kerja yang memerlukan kompetensi tertentu, pihaknya akan melakukan seleksi sehingga nantinya akan diperoleh putra daerah sebagai calon pekerja yang sehat jasmani dan rohani, disiplin, profesional, kompeten .Serta berdedikasi tinggi untuk bersama-sama kami mendukung setiap fase pembangunan kilang.

“Kami juga punya harapan besar bahwa para calon tenaga kerja yang kami rekrut, dapat menjadi representasi warga lokal yang membanggakan bukan hanya kepada daerah Tuban. Tetapi juga bagi GRR Tuban dan PRPP serta dapat meningkatkan reputasi perusahaan dihadapan para pemangku kepentingan lainnya.” Harapnya.

Dengan begitu, keberadaan Proyek GRR Tuban diharapkan tidak semata-mata bernilai ekonomi saja, namun mampu menjadi proyek yang memberikan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia yang ada di Tuban.

Selain itu,Kilang GRR Tuban merupakan salah satu dari proyek pengembangan kilang yang dikelola Pertamina. melalui Pertamina Project GRR Tuban maupun PT PRPP. Di tahun 2022, PRPP fokus melanjutkan penyelesaian desain teknis

(Front-End Engineering Design/FEED) dimana per tanggal 31 Desember 2021 penyelesaikan kegiatan ini telah mencapai 66,43% atau lebih cepat dari target yang dicanangkan di awal tahun 2021 sebesar 59,44%. “Mengingat Kilang GRR Tuban nantinya akan menjadi salah satu tonggak kemandirian energi. Yang nantinya mampu menyokong distribusi energi di Indonesia, pihak perusahaan akan terus menjalin sinergi termasuk dengan tenaga kerja lokal, guna melanjutkan proyek GRR Tuban secara On Time, On Budget, On Specification, On Return, On Regulation,” pungkasnya. RLS

Print Friendly, PDF & Email