Ganti Rugi TN 2,5 Tahun Tidak Jelas, Warga Luruk Kantor Pemkab

TUBAN

seputartuban.com – Sekitar 200 warga Desa Mlangi, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban dengan menggunakan sepeda motor dan 4 pick up mendatangi Kantor Pemkab Tuban, Senin (4/11/2013). Mereka meminta Pemkab membantu proses pembayaran ganti rugi tanah negara (TN) untuk pembangunan waduk Jabung segera direalisasikan.

Warga Mlangi ke Pemkab
MERADANG : Warga Desa Mlangi, Kecamatan Widang dikawasan alun-alun Tuban menunggu perwakilanya menemui Wakil Bupati Tuban

Menurut Sugi Prayitno, selaku perwakilan warga mengatakan, ada seluas 509 hektar TN yang digarap oleh 561 warga. Sedangkan yang sudah diukur oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tuban ada sekitar 59 penggarap. “Prosesnya sudah berjalan 2,5 tahun. Namun hingga saat ini masih belum selesai untuk pembayaran ganti rugi tersebut,” katanya.

Saat ini pembangunan waduk dibantaran sungai bengawan solo tersebut sudah mencapai 70 persen. Direncanakan warga akan diberi ganti rugi tiap meternya Rp. 7.000, sudah ada 36 penggarap yang sudah dibayar lunas.  Sedangkan yang sudah diukur luas lahan garapan juga belum semuanya dicairkan. Apalagi ratusan lainya belum diukur, hingga saat ini juga belum ada kejelasan nasibnya.

“Kendalanya karena Kepala Desa tidak mau menanda tangani berkas pengajuan tersebut. Dengan alasan tidak ada payung hukumnya. Namun kenapa yang 36 penggarap kok dibayar lunas, ada apa?,” keluh Sugi.

Warga berharap Pemkab Tuban membantu proses pembayaran ganti garap ini dapat secepatnya terselesaikan. Karena TN sebagai salah satu sumber pencaharian warga. “Apabila hari ini masih belum ada kejasannya, maka kita akan menghentikan proses pembangunan waduk itu dan menyegel balai desa. Karena kita menganggap pemerintah desa tidak peduli kepada rakyatnya,” tegasnya.

Perwakilan dari warga menemui Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein untuk melakukan dialog terkait masalah ini. Namun jika pada Rabu pekan depan tidak ada kejelasan terkait kasus ini, warga akan menyegel balai desa dan menghentikan proyek pembangunan waduk program pembangunan pemerintah pusat tersebut. (lis)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses