oleh

Demi Air, Warga Dusun Ngendut Naik Tangga 20 Meter

SEMANDING

seputartuban.com – Kekeringan mulai membuat warga Dusun Ngendut, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban mulai merepotkan warga. Pasalnya untuk memenuhi kebutuhan air harianya, masyarakat haru melintasi bukit, bahkan menaiki tangga yang terbuat dari kayu.

Naik watu ondo
REPOT : Setiap kali mengambil air, warga harus menaiki tangga ini dengan membawa beban

Hasil pantauan seputartuban.com, Rabu (04/09/2013) warga menggantungkan kebutuhan air untuk kebutuhan harian dari sumur tua bekas akar pohon beringin yang tumbang. Namun warga mulai resah karena kondisi debit air terus berkurang karena kemarau melanda.

Warga terpaksa mengambil dan mengkonsumsi air yang kondisinya kotor untuk masak, minum, mandi dan mencuci. Karena debit air yang sedikit, ketika warga mengambil sumur menjadi keruh. Sehingga warga harus mengendapkan terlebih dahulu sebelum dimanfaatkan.

Meski kondisi air yang di ambil dari sebuah sumur ini kondisinya keruh, namun warga terpaksa mengkonsumsinya. Karena tidak ada lagi mata air yang dapat di gunakan untuk keperluan sehari-hari. Pasalnya sumur warga juga telah mengering.

naik watu ondo2Menurut Jumirah (45), warga setempat mengatakan jauhnya rumah penduduk dari satu-satunya sumber mata air ini tetap tidak menghalangi mereka. Karena air merupakan kebutuhan pokok harian. Warga terpaksa naik turun bukit dengan menapaki sebuah tangga dari kayu setinggi sekitar dua puluh meter. Yang dinamai watu ondo untuk untuk mendapatkan air yang kondisinya kotor tersebut. Bahkwa warga sambil membawa beban berat air di gendongan saat menapaki tangga. “ya mau gimana lagi, karena untuk minum, cuci dan masak,” ungkapnya.

Setiap musim kemarau tiba mereka kesulitan air bersih. Selain itu, warga juga mengaku selama ini Pemkab Tuban belum pernah memberikan bantuan air bersih kepada ratusan warga dusun ngendut ini. Diharapkan ada bantuan kiriman air bersih untuk mengurangi penderitaan warga dimusim kemarau ini. (pit)

Terbaru