oleh

Apel Pasukan, Pastikan Masyarakat Tidak Mudik Lebaran

seputartuban.com, TUBAN – Sebagai bentuk kesiapan dalam melaksanakan kebijakan pemerintah dalam hal pelarangan mudik Lebaran 2021. Polres Tuban melaksanakan Apel gelar Kesiapan dalam rangka pengamanan larangan mudik menjelang hari raya Idul fitri 1442 H, di lapangan Polres Tuban, Selasa (27/04/2021).

Kegiatan apel gelar pasukan dipimpin langsung  oleh Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein, bersama Kapolres Tuban, AKBP Ruruh Wicaksono dan Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Viliala Romadhon.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein, menyampaikan  beberapa penekanan amanat  dari Kapolda Jatim. Yakni, melaksanakan deteksi dini, dan intervensi dini serta pemetaan kerawanan di masing-masing lokasi. Sehingga kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran. Kedua melaksanakan koordinasi secara intens dengan stakeholder terkait dalam rangka pelaksanaan penyekatan dilokasi yang telah ditentukan.

Ketiga, lakukan tugas secara optimal dengan tetap memperhatikan kesehatan masing-masing personil sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Serta ke-empat, tetap meningkatkan kewaspadaan di masing-masing pos. Baik pos penyekatan dan pos pengamanan yang telah ditentukan.

Kelima, melaksanakan tugas ini secara humanis dan profesional. Serta hindari tindakan arogan guna meminimalisir kesalahan  yang dapat dipolitisasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Pelarangan mudik diperpanjang melalui Addendum surat edaran Satgas Penanganan Covid-19 dengan pengecualian terhadap kepentingan urgen dengan beberapa persyaratan,” kata Wakil Bupati  Tuban.

Wabub menambahkan, didalam Addendum itu ada aturannya, ada pengecualian terhadap kepentingan yang sangat penting berkaitan dengan distribusi logistik, keluarga ada yang meninggal dunia, alasan perjalanan dinas. Itupun tapi harus lolos persyaratan, minimal Rapid antigen. Untuk Rapid antigen hanya berlaku sehari, diluar kepentingan itu akan dikembalikan.

“Bagi yang masuk dalam kategori pengecualian minimal harus Rapid antigen. Untuk Rapid antigen hanya berlaku sehari, diluar kepentingan itu akan dikembalikan,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kapolres Tuban saat ditanya pelibatan personil pihaknya menjelaskan dalam penyekatan tersebut melibatkan unsur gabungan TNI, POLRI, Dishub serta Satpol-P, serta personil medis. “Kita bagi 3 shift selama 24 jam anggota  yang ditugaskan di pos penyekatan. Agar semua masyarakat turut mendukung kebijakan pemerintah terkait larangan mudik tahun ini,” jelasnya.

Lebih lanjut , Ruruh mengungkapkan, selain ada dua pos penyekatan perbatasan dengan Jawa tengah, Polres Tuban juga menyiapkan dua Pos Pelayanan . “Kaitannya larangan Mudik selain Pos penyekatan yang ada di Bancar dan Jatirogo. Kita juga menyiapkan pos pelayanan yang ada di Rest area dan Pos Bom Tuban,” tandasnya. RHOFIK SUSYANTO

Terbaru