Published On: Rab, Jan 30th, 2013

Anak Menangis, Saksikan Ayahnya Terlindas Truk

Share This
Tags

Penulis : Hanafi / Pito Suwarsono

MERAKURAK

Korban saat dievakuasi dari lokasi kejadian

seputartuban.com – Makin (70) warga Mandirejo, RT.09, RW.03, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Selasa (29/1/2013), sekitar pukul 11.00 WIB, tewas terlindas truk hingga kepalanya pecah.

Peristiwa ini bermula saat korban yang bekerja sebagai tukang patri ini akan pulang dari belanja di Pasar Kecamatan setempat. Dengan mengayuh sepeda angin bersama anaknya, saiful haq (7).

Korban mengayuh sepeda anginnya dari arah barat menuju ke timur dan terlalu keluar dari badan jalan. Karena jalan keadaan becek sehabis hujan, membuat jalanan licin dan mengakibatkan korban terjatuh ke arah kanan. Sedangkana anaknya terjatuh ke bagian kiri jalan.

Bersamaan, dari arah belakangnya, melaju Dump Truk nopol S 8207 UP tanpa muatan yang dikemudikan Muhammad Badrus (27) warga Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.

Saat itu, Truck melaju dalam keadaan pelan, karena situasi jalan ramai tepat didepan pasar. Saat melihat korban terjatuh, sopir truck itu sempat membuang haluan kekanan. Namun karena jarak lokasi korban terjatuh terlalu dekat dengan roda belakang bagian kiri. Akhirnya kepala korban terlindas roda truck hingga pecah. Dan tragisnya kejadian ini disaksikan langsung oleh anaknya yang masih Balita.

Melihat bapaknya terjatuh berlumuran darah, anaknya menangis. Akhirnya ditolong oleh warga setempat. Dari atas kejadian ini, sempat membuat jalan mengalami macet hingga berjam-jam.

Jalan kembali normal setelah korban dievakuasi ketepi jalan dan dilarikan ke Rumah Sakit dr Koesma Tuban. Korban langsung dilakukan visum dan setelahnya dikembalikan ke keluarga.

Kanit Laka Lantas, Polres Tuban, Iptu Frihamdeni, saat dikonfirmasi, melalui ponselnya, mengatakan bahwa, korban langsung meninggal dunia di tempat. Setelah dilakukan visum, jenazah dikembalikan ke keluarga.

“Tukang patri kerjanya. Dari informasi saksi warga, korban biasa keliling desa-desa gitu. Saat itu juga didepan anaknya,” ungkapnya.

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos