oleh

Aktif Cegah Penyebaran Covid-19, Forkopimka Widang Kompak “Turun Gunung”

seputartuban.com, WIDANG – Setelah dinyatakan sebagai Pandemi World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia, membuat banyak pihak semakin aktif. Untuk melakukan upaya pencegahan bersama pencegahan penyebaran Corona Virus Disease tahun 2019 (Covid-19).

Termasuk wilayah Jawa Timur dan khususnya Kabupaten Tuban sudah berstatus darurat. Karena sudah menjadi zona merah. 2 orang positif virus Corona dan seorang diantaranya meninggal dunia.
Kondisi ini membuat para pemangku wilayah turun tangan. Untuk melakukan pencegahan sekaligus memberikan pembelajaran dan mengatasi kepanikan warga.

Danramil 0811/18 Widang, Kapten Inf. Istoha bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) atau pimpinan wilayah Kecamatan Widang yakni Camat dan Kapolsek berperan bersama. Diantaranya salah satu yang dilakukan adalah pembagian masker, Sabtu (11/4/2020).

“Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga terutama untuk menjaga kebersihan dan menjaga diri, sebagai salah satu pencegahan agar tidak terjangkit virus Covid-19,” ujar Kapten Istoha.

Kebersamaan Forkopimka dalam berkegiatan bersama ini selain wujud sinergitas juga pesan moral kepada masyarakat. Bahwa mereka mematuhi himbauan pemerintah dan pihak terkait dalam pencegahan penyebaran virus yang sudah mendunia itu.

Istoha juga menambahkan bahwa kepanikan warga bertambah karena adanya sejumlah berita bohong yang dipercayai masyarakat. Serta keberadaan masker dan cairan pembersih tangan semakin langka dipasaran. Hal ini menimbulkan anggapan jika wabah virus corona sangat berbahaya.

Agar masyarakat tetap tenang dan fokus dalam menghadapi penyebaran virus, dan jangan sampai penyebaran informasi yang tidak benar diterima oleh masyarakat, Forkopimka Widang turun ke desa-desa untuk memberikan penjelasan sekaligus sosialisasi tentang pencegahan virus Covid-19. Agar masyarakat tidak panik dan dapat melaksanakan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh Pemerintah Pusat.

Selain itu dapat ditindaklanjuti oleh Bhabinkamtibas, Babinsa dan kepala desa. “Cara yang paling efektif untuk mencegah penyebaran virus Corona, adalah menjalankan budaya hidup sehat,” imbuh Kapten Inf Istoha.

Cara pencegahan yang terus digaungkan salah satunya dengan rajin mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh. Masyarakat juga disarankan mengurangi menyentuh area wajah terutama mata, hidung, dan mulut. Tangan kerap menyentuh banyak permukaan benda, yang bisa jadi ditempati virus, saat setiap orang berada di tempat umum, kemudian memindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut. Karena itulah, virus bisa masuk ke tubuh dan bisa membuat sakit. RLS/NAL

Terbaru