TUBAN

seputartuban.com-Prosesi ziarah makam leluhur mengawali puncak Hari Jadi Kabupaten Tuban ke-721, Selasa (11/11/2014) siang.
Seperti tahun sebelumnya, ada tujuh makam leluhur yang diziarahi yaitu Sunan Bonang di Kelurahan Kutorejo, makam Ronggolawe, makam Pangeran Soedjono Poetro (Bupati Tuban ke 22) di Desa Boto, Kecamatan Semanding, makam Bupati Tuban pertama RA Dandang Wacono.
Selain itu juga makam Sunan Bejagung Lor atau Syekh Maulana Abdullah Asya’ari di Kelurahan Bejagung, Makam Prabu Brawijaya V di Karang Kemuning dan terakhir makam Ibrahim Asmoroqodzi yang berada di Kecamatan Palang.
Dalam kesempatan itu Bupatri Tuban Fathul Huda, mengatakan ziarah makam leluhur selain untuk mengenang sekaligus mendoakan para leluhur.
“Karena Tuban bisa jadi seperti yang sekarang ini tidak lepas dari perjuangan para pemimpin terdahulu di masa lalu, dan merupakan bentuk penghormatan atas jasa-jasa para pendiri dan pejuang di Kabupaten Tuban,” terang dia.
Huda juga menyitir sebuah hadits terkait ziarah ke makam orang yang telah wafat mendahului. Hanya saja, tentunya dengan niat lurus untuk mendoakan dan meneladani mereka.
“Dan jangan disalah artikan bahwa datang kemakam kita malah meminta-minta kepada yang di dalam makam,” tandas Huda.
Selain mendoakan leluhur yang dipimpin oleh juru makam, Bupati Tuban yang didampingi Wakil Bupati Noor Nahar husein, jajaran Forpimda dan Kepala SKPD juga melaksanakan tabur bunga dan pemberian santunan sekedarnya kepada masyarakat yang sudah menunggu di luar makam.
Setelah ziarah makam leluhur, Sebagai acara puncak Hari Jadi Tuban ke 721 akan dilaksanakan upacara di halaman Pemkab Tuban dan resepsi di Pendopo Kridho Manunggal, Rabu (12/11/2014) malam. HUMAS PEMKAB TUBAN
