TUBAN
seputartuban.com – Sebanyak 1.537 Bidan masih belum bekerja alias menganggur. Data tersebut dari Kepegawaian untuk bidan di Dinas Kesehatan, Pemkab Tuban sejak 3 tahun terakhir. Hal ini disebabkan banyaknya jumlah lulusan sekolah Bidan tidak sebanding dengan lowongan pekerjaan yang tersedia.

Kepala Dinas Kesehatan, Pemkab Tuban Saiful Hadi saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (11/12/2013) mengatakan bahwa saat ini banyak lulusan Akadmi Kebidanan (Akbid) menganggur. Karena lowongan kerja yang membutuhkan tenaga medis dibidang ini terbatas. Sedangkan lulusannya setiap tahun rata-rata mencapai 250 orang lebih.
Langkah yang dilakukannya adalah dengan memagangkan atau menambah ketrampilan bagi bidan. Juga menempatkan mereka di UPTD Puskesmas dan pelayanan medis lainnya. Sebanyak 4 orang setiap tempat. “Saya sudah ajukan ke Pemkab dan juga provinsi untuk kebutuhan ini. Namun memang belum ada lowongan. Kita sudah perbantukan tenaga medis itu. Memang banyak aspek kendala,” jelasnya.
Untuk mengurangi jumlah bidan yang menganggur, Dinkes Pemkab Tuban membuat program penambahan ketrampilan untuk bidan. Dengan membuka latihan praktek di rumah sakit yang ada di Kabupaten Tuban. Meski tidak semua bidan yang menganggur diperbantukan, namun paling tidak bisa mengurangi jumlah pengangguran.
Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah melakukan program pertukaran bidan hingga keluar provinsi. Dimaksudkan untuk pemerataan tenaga medis. Bahkan ditahun 2015, pemerintah pusat juga akan melakukan penugasan bagi bidan prestasi. “Semua aspek sudah dicoba. Memang banyak sekali yang belum tersalurkan, ” ungkapnya. (han)
