oleh

PT SI “Lempar Handuk” Warga Pilih Jalur Rembuk

KEREK

TIGA HARI: Sepanjang Selasa (06/10/2015) Kamis (08/10/2015) menduduki gedung PT SI.
TIGA HARI: Sepanjang Selasa (06/10/2015) Kamis (08/10/2015) menduduki gedung PT SI.

seputartuban.com-Setelah digempur aksi unjuk rasa di depan pintu masuk PT Semen Indonesia (PT SI) pabrik Tuban di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, tiga hari beruntun akhirnya warga korban tanah Desa Gaji ditemui Direktur Produksi Semen Gresik (PT SG) Prasetyo Utomo bersama Kabiro Humas dan CSR PT SI Wahyu Darmawan di ruang auditorium setempat, Kamis (08/10/2015).

Dalam pertemuan tersebut terjadi kesepakatan antara warga korban tanah di Desa Gaji Kecamatan Kerek, menuntaskan konflik yang sudah berjalan hampir 12 tahun melalui jalur musyawarah.

“Kita sepakat untuk membentuk tim dari pihak perusahaan dan juga perwakilan warga. Mereka nantinya yang akan membahas untuk mencari solusi penyelesaian masalah ini,” kata Wahyu Darmawan.

Menurut dia, sebenarnya dari awal pihak perusahaan sudah menawarkan dua opsi dalam penyelesaian kasus tersebut. Yakni menempuh jalur hukum dan musyawarah.

“Kita siap dengan dua opsi tersebut mana yang akan dipilih oleh warga. Karena warga sudah memutuskan memilih jalur musyawarah, kita apresiasi itu dengan pebuh tanggung jawab,” tandas Wahyu.

Sementara perwakilan warga korban tanah Desa Gaji, Abu Nasir, meminta agar kesepakatan tersebut dituangkan dalam bentuk hitam di atas putih.

“Warga takut kalau perusahaan kemudian mengelak karena bukti secara tertulis,” katanya.

Usai melakukan mediasi dan menandatangani surat penyataan dengan PT SI warga membubarkan diri. Seterusnya mereka akan menunggu tindak lanjut dari hasil mediasi tersebut.

Sebelumnya puluhan warga Desa Gaji pemilik lahan sengketa, sepanjang Selasa (06/10/2015) Kamis (08/10/2015) menduduki gedung PT SI.

Mereka meminta agar perusahaan segera menuntaskan kasus sengketa lahan yang sudah berumur 12 tahun itu. Bukan hanya mengumbar janji yang melukai warga.

Dalam aksi tersebut warga mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Tuban serta aparat Kodim 0811 Tuban.  MUHLISHIN

Print Friendly, PDF & Email

Terbaru