oleh

Nyalo PNS Staf BKD Tuban Tipu 12 Sarjana

TUBAN

grafis: seputartuban.com
grafis: seputartuban.com

seputartuban.com-Praktik percaloan CPNS di Kabupaten Tuban yang diduga melibatkan orang dalam birokrasi sepertinya bukan isapan jempol.

Ini setelah Wahyudi Hidayat (36), staf sub bagian umum dan kepegawaian di kantor badan kepegawaian daerah (BKD) Kabupaten Tuban, ditangkap polisi karena dugaan sebagai calo CPNS.

Setidaknya ada 12 orang sarjana berbagai jurusan berhasil ditipu mentah-mentah dengan iming-iming akan diangkat sebagai CPNS. Masing-masing korban ditarik Rp 150 juta.

Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati, mengatakan para korban sudah membayar uang muka sebagai tanda jadi. Sisanya akan dilunasi setelah SK CPNS para korban keluar.

Total uang yang sudah diterima tersangka Wahyudi dari ke 12 korbannya sebesar Rp 353 juta.

“Kasus ini bukan laporan para korban namun murni merupakan temuan polisi,” tutur Elis di Mapolres Tuban, Kamis (08/10/2015) pagi.

ELIS SUENDAYATI: Kasubbag Humas Polres Tuban membeberkan barang bukti penipuan CPNS yang  dilakukan staf BKD Tuban Wahyudi Hidayat, Kamis (08/10/2015) pagi.
ELIS SUENDAYATI: Kasubbag Humas Polres Tuban membeberkan barang bukti penipuan CPNS yang dilakukan staf BKD Tuban Wahyudi Hidayat, Kamis (08/10/2015) pagi.

Menurut dia, kasus itu sendiri terungkap saat polisi melakukan penggeledahan sejumlah barang bukti di rumah Wahyudi di Kutorejo Gang 12 Tuban, dalam kasus penggelapan mobil rental Mei 2015.

Saat dilakukan penelusuran di rumah tersangka 19 Juli 2015, aparat Reskrim Polres Tuban malah menemukan sejumlah dokumen mencurigakan.

Setelah didalami ternyata dokumen itu berisi 12 berkas lamaran kerja menjadi CPNS Pemkab Tuban, serta 10 lembar kwitansi penerimaan uang muka atas nama pelamar yang diteken tersangka Wahyudi.

Elis menjelaskan, dari mulut Wahyudi yang statusnya juga sebagai tersangka mobil tersebut mengakui segala perbuatannya. Dalam kasus ini Wahyudi sudah divonis empat tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Tuban, setelah berkas perkaranya dinyatakan P 21 (sempurna) oleh kejaksaan 27 Agustus 2015.

Sementara dalam kasus penipuan dengan modus percaloan CPNS, Wahyudi dijerat pasal 12 huruf E subsider pasal 11 undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas undang-undang nomor 31 tahun 1991 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun.

“untuk proses hukum pidananya apakah ditambahkan dengan kasus sebelumnya (penggelapan) atau bagaimana, itu sudah ranahnya kejaksaan,” tandas Elis.  ARIF AHMAD AKBAR

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

2 komentar

  1. kasus penipuan cpns di tuban memang di indikasikan banyak melibatkan pns mulai dri rendahan sampai pejabat puncaknya saat ada dua pengumuman versi pemkab dan UI,dan berakhir dengan kemenangan versi UI dijaman bpati Heany,kdua adlah penipuan yg di lakukan terhdpa cpns K2 sehingga menyeret beberapa orang dlam kasus ini tpi anehnya kasus2 sperti ini sepertinya bnyak di tutupi olah pemkab sehingga banyak yg kabur dan banyak pejabat yg bebas dengan santainya!!!

Komentar ditutup.

Terbaru