Published On: Sel, Jun 30th, 2015

Pilkada 2015 Tak Cukup Data Di Atas Kertas

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :

TUBAN

LEBIH RUMIT: Sejumlah peserta dari parpol dan lainnya mengikuti sosialisai aplikasi pencalonan, Selasa (30/06/2015) siang.

LEBIH RUMIT: Sejumlah peserta dari parpol dan lainnya mengikuti sosialisai aplikasi pencalonan, Selasa (30/06/2015) siang.

seputartuban.com-Pelaksanaan pilkada kali ini berbeda dengan even serupa sebelumnya. Dalam proses pencalonan sendiri, saat ini pendaftaran calon harus mengisi formulir melalui aplikasi yang sudah disediakan oleh KPU.

Teknis aplikasi tersebut berbeda dengan pilkada sebelumnya di mana para calon cukup mengisi formulir secara manual di atas kertas.

Dalam proses pilkada serentak yang akan digelar 9 Desember nanti, data calon yang akan diusung oleh parpol maupun perseorangan harus diinput ke dalam aplikasi yang sudah disediakan oleh KPU. Data berbasis komputer ini diharfapkan akan mempermudahkan kinerja dari KPU kabupaten.

“Aplikasi pencalonan juga dimaksudkan untuk mempermudah proses pendaftaran pasangan calon dengan berbasis komputer,” kata Ketua KPU Kabupaten Tuban, Kasmuri, usai melakukan sosialisasi aplikasi pencanolan, Selasa (30/06/2015) siang.

Dia menjelaskan, sosialisasi dan pelatihan itu ditujukan kepada pengurus parpol dan operator komputer parpol. Sehingga parpol yang akan mengusung calon bupati bisa menginput data pencalonan dengan menggunakan aplikasi tersebut.

Selain aplikasi itu, pasangan calon juga harus menyertakan data yang sudah diinput di aplikasi itu, sehingga tidak ada rekayasa. Juga dengan aplikasi itu akan mempermudah dalam melakukan verifikasi persyaratan calon.

Saat disinggung terkait status Partai Golkar, Kasmuri menjelaskan bahwa yang punya kewenangan menyatakan parpol yang berhak ikut dalam pilkada adalah KPU pusat. KPU kabupaten hanya sebagai pelaksana saja.

“Kita masih menunggu keputusan KPU pusat, sebab kita ini hanya pelaksana saja,” tutur Kasmuri.  MUHLISHIN

Facebook Comments

Print Friendly, PDF & Email

About the Author

Videos

TOTAL POSITIF
ORANG
Positif
TOTAL SEMBUH
ORANG
Sembuh
TOTAL MENINGGAL
ORANG
Meninggal
INDONESIA

POSITIF , SEMBUH , MENINGGAL

Indonesia
Data Update Coid-19 Indonesia Sumber data : Kementerian Kesehatan & JHU. Update terakhir :