Jelang Ramadhan, Harga LPG Melon Tembus Rp. 25 Ribu

TUBAN

Elpiji

seputartuban.com – Selama beberapa pekan terakhir, harga eceran tabung liquified petroleum gas (LPG) ukurang 3 Kg menalami kenaikan harga hingga Rp. 25 ribu. Bahkan dibeberapa kawasan mengalami kelangkaan.

Menghilangnya LPG melon diantaranya terjadi di kawasan Kecamatan Kerek, Kecamatan Montong dan Kecamatan Singgahan dan sejumlah kecamatan lainya. “Sudah hampir 2 minggu ini, LPG sulit didapat,” ungkap Eko (34), warga Kecamatan Kerek, Minggu (14/06/2015).

Kasi Meterologi dan Perlindungan Konsumen, Bidang Perdagangan Dinas Perekonomian dan Pariwisata Pemkab Tuban, Sunaryo menjelaskan kenaikan harga cenderung terjadi diwilayah perkotaan.

“Kesempatan memanfaatkan menaikkan harga LPG sebenarnya dilakukan penjual eceran. Bukan di pangkalan LPG karena secara aturan untuk harga LPG sampai saat ini tetap sesuai standar HET yakni Rp. 16.000 untuk tabung LPG ukuran 3Kg,” terangnya.

Harga jual LPG dibeberapa kawasan diantaranya Kecamatan Merakurak  dan Kecamatan Kerek berkisar antara Rp. 18 ribu hingga Rp 25 ribu. “Praktik spekulasi tersebut menurut kami sengaja dilakukan. Karena dengan perbedaan harga inilah yang dimanfaatkan untuk keuntungan pribadi. Sedang untuk penegakanya bukan kami sebagai Garda depanya” imbuhnya.

Dia berjanji dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini. “Kedepan kami akan membicarakan permasalahan ini dengan berbagai pihak agar dapat segera diselesaikan,” pungkasnya. ARIF AHMAD AKBAR

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

2 komentar

  1. yo nek prodake PEMERINTAH larang PEMERITAH seakan tutup mata, jajal nek prodake wong tani larang pemerintah sibuk impor oprasi pasar lan liyo liyane dasar pemerintah palsu, jare ngono ape mensejahterakan Rakyat lelek blenek opo.