oleh

Hilal Tidak Nampak, Kamis Hari Raya Idulfitri 1442 H

seputartuban.com, SENORI – Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kabupaten Tuban, Selasa (11/5/2021) melakukan rukyatul hilal. Di menara Rukyatul Hilal kawasan Desa Banyuurip, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban. Hal ini dilakukan untuk menentukan 1 syawal 1442 H.

Setelah dilakukan pengamatan pukul 17.25 dan berakhir 17.28 yang diperkirakan munculnya hilal, namun tidak berhasil dilihat.  Sunmoon’s set hilal belum terlihat, atau belum terwujud mengingat hilal lebih dulu terbenam. Disebelah selatan matahari, dengan keadaan hilal miring ke selatan.

Kepala Kementrian Agama Kab. Tuban, Sahid mengatakan sesuai ketentuan, bahwa jika hasil pengamatan tidak mengetahui adanya hilal, maka puasa disempurnakan 30 hari. “Pada pelaksanaan Rukyatul Hilal, Tim PHR Tuban penentuan 1 syawal ini belum terlihat. Maka sesuai pesan anjuran agama kita untuk puasanya di ijtima’kan atau disempurnakan menjadi 30 hari. Sehingga 1 Syawal 1442 Hijriah ditetapkan pada Kamis, 13 Mei 2021,” tegasnya.

Menurut dia, berdasarkan hasil perhitungan (BHR) Kab. Tuban   menyatakan bahwa ufuk hilal berada pada ketinggian 01° 39′ 14″ dengan elongasi 04° 57′ 19. Belum terjadi konjungsi, atau beralihnya bulan komariyah. Maka, untuk penetapan dasar rujukan penentuan awal syawal 1443 H / 2021 M, dilakukan metode hisab untuk memperkuat rukyat.

“Apabila saat dilaksanakannya rukyah, hilal terlihat, maka keesokan harinya masuk tanggal satu (1). Namun apabila hilal tidak berhasil dilihat, entah karena tertutup mendung ataupun faktor lainnya, maka dilakukanlah isti’mal atau penggenapan hari, jadi Rabu, (12/05/2021) masih puasa,” pungkasnya.

Proses rukyatul hilal ini dihadiri dari MUI Kab. Tuban, Ketua Pengadilan Agama, Polres, Kodim, Kabag Kesra, Kepala BMKG Kabupaten Tuban. DMI, Ormas NU dan Muhammadiyah, Pimpinan Pondok Pesantren. Serta jajaran Pemerintah Kecamatan Senori beserta Ormas, Kepala KUA, serta Badan penyuluh agama. ARIF AHMAD AKBAR

Terbaru