seputartuban.com, MONTONG – Wali murid SMP Negeri 1 Montong, Kabupaten Tuban, mengeluhkan pembelian seragam sekolah. Karena diharuskan membeli di sekolah dan harga cukup mahal. Sehingga dirasa memberatkan untuk keluarga ekonomi menengah kebawah.
Salah satu wali siswa kepada seputartuban.com menuturkan bahwa dalam rapat, Sabtu (12/7/2025), terkait pembelian seragam sekolah, membebaskankan wali murid untuk membeli kain seragam diluar sekolah, dengan warna seragam yang sudah ditentukan. Namun setelahnya, pembelian seragam sekolah harus melalui sekolah, meski tidak ada keputusan bersama antara pihak sekolah dengan para wali murid.
Wali murid, melalui seseorang dari pihak sekolah, menerima pesan bahwa pembelian seragam harus di sekolah. Kemudian pesan itu berantai ke yang lainnya. Meski tidak ada edaran resmi maupun surat serupa lainnya, namun hal ini seolah menjadi ketetapan yang harus dipatuhi. Wali murid takut ketika tidak mematuhinya, akan berdampak kurang baik bagi anaknya di sekolah. Karena dianggap tidak patuh dan lainnya.
“Kami merasa kecewa karena apa yang sudah disepakati bersama dalam rapat terkait pembelian seragam dibebaskan untuk beli diluar. Ternyata sesampainya dirumah ada informasi dari sekolah bahwa mewajibkan membeli kain seragam di Kopsis,” ungkap salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, Selasa (15/7/2025).
Untuk pembelian 190 lebih seragam siswa ini, pihak sekolah atau Kopsis menyediakan baju seragam olahraga dan lainnya dalam bentuk kain (menjahitkan mandiri), dengan biaya total hingga Rp. 1 juta lebih. Seragam olah raga sudah siap, sedangkan lainnya pre eorder (pesan terlebih dahulu). “Dari harga yang sudah ditentukan seragam dari sekolah, putra Rp 1.050.000 putri Rp 1.175.000. Baju seragam olahraga 1 stel, 1 stel batik, 1 stel pramuka dan 1 stel biru putih. Semula kami harus pesan hanya seragam batik dan seragan olahraga di Kopsis,” imbuhnya.
Lebih lanjut, wali murid ini menjelaskan soal transaparansi harga maupun soal kesepakatan dengan wali murid yang tidak dijalani. “Bukan kami protes, tapi kami hanya miminta kejelasan agar transparan, kenapa kesepakatan bersama dirubah secara sepihak,” harapnya.
seputartuban.com saat menghubungi Kepala UPT SMPN 1 Montong, Shodikin untuk meminta penjelasan dan keterangan terkait keluhan wali murid ini. Agar informasi dan berita ini berimbang, yang bersangkutan meminta wartawan seputartuban.com datang ke sekolah, namun tanpa memberikan penjelasan.
Hasil penelusuran seputartuban.com di sejumlah toko online harga sergam baju siap pakai bervariasi. Diantaranya baju biru putih 1 stel lengkap kisaran Rp. 150 ribu-an. 1 stel baju pramuka kisaran Rp. 130 ribu-an lengkap dengan sabuk, topi hingga kaus kaki. Untuk baju batik atasan saja kisaran Rp. 50 ribu-an sampai 70 rb-an. Sedangkan untuk baju olah raga kisaran Rp. 120 ribu-an sampai Rp. 130 ribu-an. RHOFIK SUSYANTO

