oleh

Gugatan Praperadilan Kasus BPNT Cempokorejo Ditolak

seputartuban.com, TUBAN – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN Tuban), memutuskan menolak pengajuan praperadilan yang diajukan  Sekdes Cepokorejo, Kecamatan Palang, Susilo Hadi Utomo. Tentang penetapan status tersangka atas pasal KUHP  372 ,tentang penggelapan oleh Penyidik Satreskrim Polres Tuban.

Humas Pengadilan Negeri Tuban, Donovan Akbar Kusumo Bhuwono saat dikonfirmasi seputartuban.com mengatakan, pengajuan praperadilan ditolak oleh hakim dengan berbagai pertimbangan. “Intinya, gugatan praperadilan ditolak dan majelis hakim Uzan Pirwadi berpendapat proses penetapan tersangka atas diri Sekdes oleh Kepolisan Tuban sudah sesuai dengan aturan hukum. Semuanya sesuai prosedur,” jelas Donovan, Rabu (18/11/2020).

Donovan menjelaskan, adapun dasar pengajuan praperadilan oleh penggugat karena dinilai penetapan dirinya sebagai tersangka bertentangan dengan beberapa peraturan-peraturan perundang-undangan, antara lain. Tidak memenuhui bukti permulaan hukum, sebagai mana diatur tentang bukti permulaan yang cukup dalam KUHP dan undang- undang korupsi. Putusan MK tentang bukti  permulaan yang cukup.

“Jadi berdasarkan dua  peraturan itu yang menurut  Susilo Hadi Utomo menjadi alasan mengajukan gugatan pra peradilan,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Yoan Septi Hendri menyambut baik putusan pengadilan. Dia meyakini penetapan status tersangka kasus korupsi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sudah sesuai prosedur. 

“Semuanya sudah berdasarkan prosedur. Bahkan saat ini tersangka sudah tidak lagi dikenakan pasal penggelapan, melainkan sudah dijerat tentang korupsi,” ungkapnya. RHOFIK SUSYANTO

Komentar

Budayakan komentar dengan santun

Terbaru