TUBAN

seputartuban.com-Komisi D DPRD Tuban mendesak pemerintah pusat segera membangun pelabuhan umum. Lokasi yang diusulkan komisi yang membidangi pembangunan tersebut adalah kawasan pantai Tanjung Awar-Awar di Kecamatan Jenu.
Guna mempercepat realisasi sektor vital kelautan tersebut, Komisi D DPRD Tuban bedol gedung bertolak ke Jakarta untuk bertemu langsung dengan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Selasa (20/10/2015) kemarin.
Ketua Komisi D DPRD, Imron Chudlori, mengatakan alasan mendesak pemerintah pusat segera membangun pelabuhan umum karena selain memiliki potensi laut signifikan, juga untuk menghidupkan kembali “jalur sutera” di perariran Tuban yang pernah berjaya di masa lalu.
“Perairan laut Tuban sangat strategis untuk dibangun pelabuhan umum. Makanya kita usulkan ke pemerintah pusat untuk dapatnya segera direalisasaikan,” tutur Imron usai menghadap Menteri Perhubungan Jonan.
Menurut dia, lokasi yang diusulkan untuk dibangun pelabuhan umum dalah pantai Tanjung Awar-Awar seluas 450 hektar yang berstatus sebagai tanah negara.
“Lahan tersebut bisa dimanfaatkan untuk pembangunan pelabuhan umum seperti yang ada di Surabaya,” tandas Imron.
Dia menjelaskan, pantai Tanjung Awar-Awar dianggap tepat sebagai lokasi pelabuhan umum karena kedalaman lautnya sudah bisa digunakan kapal-kapal besar bersandar.
“Kita harapkan tahun 2017 cita-cita itu dapat terwujudkan, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa meningkat,” katanya.
Terpisah Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein, mengapresiasi positif rencana Komisi D tersebut. Sebenarnya, sejak tahun 2011 Pemkab Tuban sudah pernah mengusulkan hal itu tetapi belum ada tanggapan.
“Awal saya menjabat sudah pernah kami usulkan tetapi tidak ada tanggapan. Semoga saja kali ini berhasil,” terang dia.
Sedangkan terkait dampak terhadap para nelayan di Tuban dengan keberadaan pelabuhan tersebut nantinya, pemerintah kabupaten akan tetap mempertimbangkannya.
“Para nelayan tidak dirugikan dengan pembangunan pelabuhan ini,” tegas Noor Nahar. MUHLISHIN
