seputartuban.com, TUBAN – Pemkab Tuban segera melakukan perbaikan jembatan Glendeng, di wilayah Desa Simo, Kecamatan Soko, kabupaten Tuban. Yang mengalami kerusakan pada pondasi jembatan disisi utara, pada bulan November 2020.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tuban, Agung Supriyadi saat dikonfirmasi mengungkapkan, untuk pembangunan jembatan Glendeng mencakup dua item. Pertama, pembangunan jembatan penghubung dengan panjang 20 meter di sisi Desa Simo. Kedua, perbaikan jembatan yang mengalami kerusakan.
“Proses pembangunannya ditargetkan kurang lebih empat bulan. Bulan September sampai Desember 2021. Hari ini sedang dilakukan mobilisasi alat yang akan digunakan,” ungkapnya, Kamis (09/09/2021).
Agung menjelaskan, Pemkab Tuban mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Jembatan Glendeng dengan pagu mencapai Rp. 4,171.750.362,00 yang bersumber dari APBD Tuban tahun 2021. Proses pembangunannya dimulai sejak tanggal 6 September sampai 24 Desember 2021.
Sedangkan lelang pengerjaan kontruksi tersebut, Dimenangkan oleh CV. Dewi Ratih yang beralamat di Jalan Raya Margomulyo 301, Bojonegoro dengan harga hasil negosiasi Rp. 3.817.803.625,38. “Pemenang tender harus mengantisipasi datangnya musim penghujan, sehingga tidak mengganggu timeline pengerjaan proyek,” harapnya.
Karena pembangunan ini, akses jembatan ditutup total dari pengguna jalan. Selama ini masih dapat digunakan untuk pengguna roda dua. Penutupan jalan sudah dilakukan sejak hari Rabu jam 24.00 (8/9/2021). Dengan dilakukan pemasangan papan himbauan, agar memudahkan pengguna jalan yang akan melintas di Jembatan Glendeng.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban, Gunadi saat dikonfirmasi mengatakan sebelumnya jembatan Glendeng sudah dibuatkan jembatan darurat yang hanya bisa dilewati kendaraan roda 2. “Jadwal dari Dinas PUPR untuk pengerjaan mulai bulan september sampai Desember, sehingga nanti prinsipnya ditutup total,” katanya, Kamis (9/9/2021).
Gunadi menjelaskan, pengalihan arus lalu lintas, bagi kendaraan roda empat diarahkan untuk melintas ke arah Parengan yakni simpang tiga jalan raya Soko-Ponco. Sedangkan, bagi kendaraan roda 2 diarahkan melintasi Desa Menilo yang akan terus menyambung ke jembatan Kaliketek. “Kalau masyarakat ada jalur lain silahkan lewat yang mana. Asalkan aman dan selamat tapi kita tetap memberikan rekomendasi jalur yang aman untuk dilewati,” jelasnya. RHOFIK SUSYANTO

