oleh

Akademi PUMA Bukti H. Riyadi Peduli Olahraga, Ini Ceritanya

seputartuban.com, TUBAN – Sosok H. Riyadi, S.H., calon Wakil Bupati Tuban yang mendampingi calon Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, S.E. tidak asing lagi dengan dunia olahraga. Bahkan kepedulian dan kiprahnya sudah teruji lama. Hingga mengantarkan anak asuhnya menjadi prestasi. Seluruhnya ditangani langsung dan didanai sendiri.

Akademi Putra Mandiri (PUMA), merupakan bukti nyata kiprah H. Riyadi dalam dunia olahraga khususnya sepak bola. Akademi yang ia dirikan pada tahun 2012 silam menjadi bukti nyata kiprahnya dalam olahraga. PUMA menjadi rumah bersama dan orang tua angkat bagi banyak atlet. Semua dilakukannya dia dengan dharma bakti kepada masyarakat. Jauh sebelum pergolakan politik Pilkada ini berlangsung, ia menjadi sosok bapak bagi banyak pemuda yang gemar sepak bola.

Dalam video youtube Tuban Memanggil Riyadi – Pilkada Tuban 2020, Pelatih PUMA, Medi Rodondong, mengungkapkan bahwa ia awalnya bertemu pengusaha beras yang bersahaja ini pada tahun 2011 H. Riyadi mendaftarkan putranya dalam Akademi Bhayangkara. Kemudian akhir tahun itu akademi dipindah ke Desa Maibit, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

pelatih PUMA
Pelatih PUMA, Medi Rodondong

Hingga akhirnya pada tahun 2012 Akademi PUMA dibentuknya. “Disinilah sosok Pak Riyadi sangat peduli terhadap atlet yang brperestasi. Selama 5 tahun gratis, dibiayai beliau. Ada yang dipanggil Timnas U 15, U 18,” ungkapnya.

Menurut Redi, H. Riyadi merupakan sosok yang dermawan dan disegani. Prestasi anak didiknya juga diakui berkat kiprah H. Riyadi. “Sehingga ada prestasi karena ada sosok yang dipimpin pak Riyadi. Semoga prestasi yang dipimpin kalau bisa seluruh atlet di Kabupaten Tuban bisa menunjukkan prestasi untuk Indonesia,” harapnya.

Salah satu anak didik PUMA, Toni Arfianto, pemuda asal Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, mengungkapkan sisi lainnya dari kepribadian H. Riyadi. Menurutnya dia merupakan tipe pemimpin yang penyayang dan peduli. “Mengajarkan disiplin waktu, disiplin ibadah dan disiplin latihan. Beliau sosok motivator saya. Saat saya seleksi timnas beliau sendiri yang mengantarkan saya,” tuturnya.

Akademi PUMA saat dibentuk, oleh H. Riyadi langsung dicukupi. Mulai dibuatkan lapangan sepak bola hingga mess atlet. Tidak hanya itu, menurut penuturan pemain PUMA lainnya, fasilitas makanan gratis yang diberikan selama mengikuti PUMA adalah standar atlet nasional. NAL

Terbaru