Diskopumdag Pastikan Pasar Penambangan Segera Dioperasikan

seputartuban.com, TUBAN – Pembangunan pasar Penambangan yang menelan anggaran 4,1 Miliyar, yang dibangun 2022 lalu hingga kini masih nganggur dan belum beroperasi. Hingga menimbulkan sejumlah praduga, karena bangunan pasar sebagian mulai rusak maupun tumbuhnya rumput liar.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya, saat ditemui di kantornya, Jumat (28/02/2025) mengungkapkan konsep awal pembangunan Pasar Penambangan itu sebagai pasar tradisional. Akan tetapi arahan dari Bupati Tuban diminta dirubah untuk menjadi Pasar Grosir seperti Pasar Bongkaran.

“Dari konsep awal Pasar Penambangan itu adalah pasar tradisional. Akan tetapi Mas Bupati meminta untuk dirubah menjadi pasar grosir seperti Bongkaran,” ungkapnya, saat ditemui.

Lebih lanjut dijelaskan, sebenarnya dirinya menegaskan, jika konsep pasar tradisional pihaknya mengaku sudah siap. Karena masing-masing kios sudah ada nama pedagang yang mendaftar. Namun dengan konsep pasar grosir, maka juga harus merubah lagi untuk konsep barang jualan maupun penataan kios dan losnya.

“Kita masih kesulitan dalam mencari produsen dari luar untuk suplay kebutuhan sayur mayur. Karena kalau hanya mengandalkan petani lokal masih kurang untuk mencukupi kebutuhan komoditas sayuran,” jelasnya.

Ditargetkan 1 sampai 2 bulan kedepan, pasar tersebut sudah dioperasikan. Dengan pengenalan kepada masyarakat luas adanya pasar grosir di Pasar Penambangan, seperti halnya Pasar Bongkaran di sekitar Pasar Baru Tuban.

“Disebelah bangunan pasar masih ada lahan kosong yang nantinya akan di bangun Kolam pancing, dan pasar malam. Sebagai sarana pengungkit masyarakat untuk datang ke pasar,” imbuhnya.

Sebelumnya : Rampung 2022 Lalu, Hingga Kini Pasar Penambangan Senilai Rp. 4 Miliar Lebih Masih Nganggur

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses