Dibantu 2 Mobil, Jeep Terjerembab Berhasil Dievakuasi

JENU

seputartuban.com – Evakuasi mobil Toyota Hardtop Nopol K 7116 N milik Jasman (38), warga Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah membutuhkan waktu sekitar 4 jam. Proses evakuasi cukup sulit karena kondisi ban mobil sudah terjerembab di pasir pantai yang sudah tergenangi air laut.

JEEP terjebak
SULIT : Susahnya proses evakuasi jeep yang terjerembab di pantai

Mobil tersebut terjerembab dalam pasir kawasan pantai Desa Sugihawaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Minggu (15/09/2013), sore. Saat evakuasi menggunakan menggunakan seling (tali besi) sepanjang hampir 500 meter. Karena jeep seberat hampir 3 ton itu sudah terjebak dalam pasir. Untuk menarik mobil itu, sang pemilik meminta bantuan warga dan juga komunitas Semen Indonesia Jeep Community (SIJC).

Sebelumnya, kedalaman mobil terjerembab sampai sedalam betis orang dewasa. Semakin lama, kedalam bertambah  mencapai lutut orang dewasa. Kondisi diperparah lumpur semakin labil karena air lau mulai pasang.

Penarikan pertama, dilakukan dengan 1 mobil jeep dari SIJC. Namun mobil evakuasi tidak mampu menarik mobil milik Jasman. Penarikan selanjutnya ditambah dengan mobil Toyota Landrover. Meski ditarik oleh 2 mobil, jeep yang terjerembab masih belum mampu ditarik. Dikarenakan seling belt putus hingga 5 kali.

Setelah air laut semakin tinggi dan hampir menenggelamkan mobil Jasman, tim evakuasi menaikkan mobil dengan dongkrak triple. Setelah roda terangkat dari lumpur, mobil baru ditarik menggunakan seling Wapping.

Hampir 4 jam lamanya, mobil yang nyaris tenggelam itu bisa dievakuasi ke bibir pantai. Setelah sampai di pantai, mobil harus mendapat reparasi, karena mesin penuh air dan dikhawatirkan rusak akibat air laut.

Koordinator Tim SIJC, Heri Fitrianto saat dikonfirmasi usai evakuasi mengatakan awalnya dia mendapat telepon dari nomor yang belum dikenal. Setelah diangkat, ternyata dari Komjen Jeep Cepu (club jeep) untuk meminta bantuan.

Kemudian, pihaknya bersama rekan SIJC datang ke loaksi dan membantu. Dalam evakuasi, banyak kendala terjadi. Mulai dari permasalahan seling yang panjang sampai kondisi pasir. “Tadi saya menggunakan mobil evakuasi (Nopol S 1538 H land Rover). Kami selalu siap bila diminta bantuan, mulai dari bencana alam sampai komunitas seperti ini. Kendalanya, seling harus disambung sampai 5 kali, ” katanya. (han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses