seputartuban.com, TUBAN – Dalam rangkaian acara Haul waliyullah Maulana Makdum Ibrahim, Sunan Bonang Tuban ke-509 yang rangkaian kegiatannya sudah dilaksanakan selama 1 minggu. Puncaknya pada Kamis (20/9/2018), kawasan Makam Sunan Bonang dan Alun-alun Tuban jadi lautan manusia. Untuk berziarah maupun mengikuti pengajian akbar dan ada yang sekedar belanja.

Acara tahunan itu sudah membudaya dan selalu dan hadiri warga dari dalam maupun luar Tuban bahkan luar provinsi. Diperlukan kerja ekstra untuk mewujudkan rasa aman. Sebanyak 657 personil keamanan gabungan diterjunkan untuk membantu masyarakat maupun mewujudkan rasa aman. Personil gabungan dari Polres Tuban, TNI, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan dan Banser.
Data dari Polres Tuban menyebutkan pengamanan Haul Sunan Bonang dibagi menjadi dua sift, pagi dan malam. Untuk sift pagi sejak pukul 08.00 -17.00 WIB, diturunkan 300 personil Gabungan. Untuk pengamanan malam yang dimulai dari pukul 17.00 WIB, sampai selesai sebanyak 357 personil. Sedangkan untuk pos keamanan, terdapat 5 lokasi. Yakni pos depan Masjid Agung, pos depan Kantor Bupati, pos Sleko, pos di Gerdu papak, pos di depan salah satu supermarket.
Disetiap pos pengamananan telah disiapkan pengeras suara. Untuk memberikan himbauan dan pengumuman kepada para peziarah. Jika ada anggota rombongan yang terpisah, dapat diumumkan. Termasuk menghimbau kepada warga agar selalu waspada potensi tindak kejahatan dalam kerumunan warga.“Untuk pengalihan jalur sebelah utara alun – alun normal, karena tahun lalu digunakan untuk buka lapak pedagang kaki lima. Untuk sekarang diakomodir sehingga tidak mengambil tempat semaunya sendiri,” ungkap Kabag Ops Polres Tuban, Kompol Ngadi.

Sehingga jalur normal dan sisi selatan digunakan untuk pejalan kaki. Jalan veteran yang sebelah barat digunakan untuk PKL yang sisi timur normal untuk pejalan kaki. “Karena sekarang ditata sehingga sirkulasi pengunjung lebih nyaman dalam menjalankan kegiatan Tahunan ini,” imbuhnya. RHOFIK SUSYANTO
